Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eksplorasi Masa Depan Transformasi Digital, INTI 2026 Kembali Digelar di Jakarta

📅 Senin, 27 Jul 2026, 23:59 WIB | Oleh:
Eksplorasi Masa Depan Transformasi Digital, INTI 2026 Kembali Digelar di Jakarta Doc: Budi
Ket. Kepala Bidang Ekonomi Digital Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) Firlie Ganinduto (tengah) bersama Wakil Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin , Jamalul Izza (kanan) dan Direktur Indonesia Technology Innovation (INTI) Hendry Bunardy (kiri) dalam konprensi pers di Jakarta, Senin (27/7)

JAKARTA- Indonesia Technology & Innovation 2026 (INTI 2026) sebuah pameran teknologi dan inovasi business to business (B2B) terbesar di Indonesia, akan kembali digelar pada 11-13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta. Tahun ini, INTI bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai Official Institutional Partner.

Direktur INTI, Hendry Bunardy, mengatakan penyelenggaraan tahun skalanya lebih besar dengan menghadirkan 952 peserta pameran, lebih dari 30.000 pengunjung profesional, serta sekitar 3.000 delegasi yang akan terlibat dalam forum bisnis, konferensi, kegiatan networking, dan lebih dari 1.500 pertemuan B2B.

“Kami ingin memperkuat kolaborasi, investasi, dan ekspansi pasar di sektor teknologi,” kata Henry. 

Peserta pameran berasal dari 20 negara dan akan menampilkan inovasi di bidang kecerdasan buatan (AI), keamanan siber (cybersecurity), serta berbagai teknologi mutakhir lainnya.

Sekitar 40 persen peserta juga akan memamerkan produk dengan status Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang mencerminkan meningkatnya daya saing industri teknologi nasional.

Pameran tersebut akan mempertemukan para pemimpin industri, inovator, investor, pembuat kebijakan, profesional teknologi, dan startup dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi masa depan transformasi digital dan kemajuan teknologi di berbagai industri.

Sebagai platform teknologi dan inovasi berskala internasional, Indonesia Technology & Innovation (INTI) 2026 akan menghadirkan 14 sektor teknologi strategis yang mencerminkan perkembangan industri global sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor ekonomi Indonesia. 

Kehadiran sektor-sektor tersebut dirancang untuk mempertemukan pemerintah, pelaku industri,investor, akademisi, serta penyedia solusi teknologi dalam satu ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi, investasi, pengembangan bisnis, dan startup.

Ke-14 sektor tersebut membentuk rantai nilai teknologi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Fondasi ekosistem dibangun melalui Connectivity & Infrastructure Digital Technology, 5G, Telco & Network Communication, serta Satellite & Broadcasting yang menyediakan infrastruktur dan konektivitas digital. Infrastruktur tersebut kemudian didukung oleh Data Center & Cloud sebagai tulang punggung pengelolaan dan pemrosesan data, yang menjadi landasan bagi penerapan teknologi digital di berbagai industri.

Di atas fondasi tersebut, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta Cyber Security & Data Protection berperan sebagai teknologi enabler yang mendorong terciptanya sistem digital yang cerdas, terintegrasi, dan aman. Selanjutnya, inovasi tersebut diimplementasikan pada berbagai sektor strategis melalui Digital Smart Cities, Fintech, Digital Banking & Blockchain, Digital Health & MedTech, serta Smart Mobility, yang menghadirkan solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, memperluas inklusi digital, dan mendorong produktivitas dunia usaha.

Sementara itu, Semiconductor, Electronic & Component, Robotic & Automation, serta Drone Technology & Manufacturing Technology menjadi penggerak penguatan kapasitas industri manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi produksi yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin Indonesia, Firlie H. Ganinduto yang hadir dalam kesempatan itu menilai kemitraan Kadin Indonesia dalam penyelenggaraan INTI 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan pelaku teknologi.

Ajang tersebut katanya menjadi wadah yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, membuka peluang kemitraan, sekaligus mendorong penguatan ekosistem digital Indonesia yang lebih inovatif, tepercaya, dan berdaya saing.

Sebagai platform teknologi dan inovasi berskala internasional, INTI 2026 akan menghadirkan 14 sektor teknologi strategis yang mencerminkan arah perkembangan industri global sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
  • Industri Pulp dan Kertas Indonesia Kian Mendunia, Paper Chain Expo 2026 Dorong Kemitraan Lintas Negara
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan. Poin tentang tuntutan praktik ...

Banjir bandang Parigi Moutong

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Banjir bandang Parigi Moutong
Nasional
Menkeu Pastikan DTSEN akan ...
Megapolitan
Halte Dukuh Atas Terpantau ...
Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.