Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membersihkan Pohon Tumbang yang Menimpa Rumah Warga

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membersihkan Pohon Tumbang yang Menimpa Rumah Warga Doc: Antara
Ket. Personel BPBD Padang mengerjakan pohon tumbang di Kelurahan Bukit Gado-Gado, Padang Selatan, Padang, pada Kamis (18/6).

Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat mengerahkan personel untuk membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga pada Kamis.

"Personel telah turun ke lokasi untuk mengerjakan sekaligus mengevakuasi batang besar yang merusak rumah warga," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Hendri Zulviton di Padang.

Ia menerangkan peristiwa itu terjadi ketika hujan mengguyur kawasan setempat sejak Rabu (17/6) malam di Bukit Gado-gado, Padang Selatan.

Namun karena tidak memungkinkan untuk melakukan pengerjaan pada malam hari, akhirnya personel BPBD memulai pengerjaan pada Kamis pagi.

Pohon yang tumbang adalah jenis pohon tarok dengan panjang sekitar 25 meter dan diameter sekitar 200 centimeter.

Petugas BPBD melakukan pembersihan dengan mesin pemotong kayu (chainsaw), serta senjata tajam lainnya untuk memotong bagian-bagian batang yang tergeletak.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun rumah warga yang tertimpa mengalami rusak parah dengan taksiran kerugian mencapai Rp65 juta.

Pemilik rumah diketahui bernama Syafrizal, laki-laki berusia 50 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

Hendri menerangkan pihak BPBD berfokus pada pengerjaan dan pembersihan material pohon hingga tuntas, sedangkan untuk bantuan dan lainnya berada di kewenangan dinas terkait.

BPBD mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana mengingat kondisi cuaca yang melanda kota setempat dalam beberapa hari terakhir.

Hujan mengguyur sejumlah kawasan dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama, sehingga dapat memicu bencana alam seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Gibryl Quffy
Gibryl Quffy
18 Jun 2026, 23:52 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.