Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kematian Akibat Flu Musim Dingin di AS Melampaui Jumlah Kematian Karena Covid-19

📅 Jumat, 21 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Kematian Akibat Flu Musim Dingin di AS Melampaui Jumlah Kematian Karena Covid-19 Doc: AFP/Tami Chappell
Ket. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau US Centres for Disease Control and Prevention (CDC).

WASHINGTON – Influenza baru-baru ini menyalip Covid-19 sebagai virus paling mematikan di Amerika Serikat (AS) musim dingin ini, pertama kalinya dalam lima tahun penyakit musiman ini melampaui patogen pandemi.

Sejak Covid-19 mulai menyebar luas pada awal tahun 2020, penyakit ini telah membunuh hampir 42 kali lebih banyak orang di AS daripada flu.

Dikutip dari The Straits Times pada Kamis (20/2), data mortalitas awal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau US Centres for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa tahun 2025 muncul sebagai tahun penting bagi influenza.

Menurut Peter Chin-Hong, spesialis penyakit menular dan profesor kedokteran di Universitas California, San Francisco, sementara kekhawatiran tentang meningkatnya wabah flu burung mendominasi berita utama di AS, influenza musiman telah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari 15 tahun dan kini telah melampaui kematian akibat Covid-19 selama dua bulan terakhir. 

CDC terus mengimbau warga AS untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mendapatkan vaksin flu dan Covid-19, menerapkan kebersihan yang baik, serta menghindari kontak dengan orang sakit. Meskipun pandemi Covid-19 mulai terkendali, musim flu tahun ini menjadi pengingat bahwa penyakit pernapasan musiman tetap dapat mengancam jiwa, terutama bagi kelompok rentan.

CDC memperkirakan, flu telah membuat sedikitnya 29 juta orang sakit, menyebabkan 370.000 orang dirawat di rumah sakit, dan mengakibatkan 16.000 kematian sejak Oktober 2024.

Sementara itu, angka kematian akibat Covid-19 telah menurun, didorong oleh kekebalan dari vaksinasi dan infeksi sebelumnya, serta evolusi virus Sars-CoV-2, yang sekarang menyebabkan komplikasi yang tidak terlalu parah.

“Musim flu berfluktuasi – beberapa tahun lebih buruk daripada tahun lainnya, dan musim flu kali ini sangat parah,” kata Chin-Hong.

Ia menunjuk sejumlah faktor di balik kebangkitan tersebut, mulai dari tingkat vaksinasi yang rendah hingga keterlambatan pengobatan, terutama pada kelompok yang biasanya tidak dianggap berisiko tinggi.

Keterlambatan Diagnosis

Musim dingin ini didominasi oleh strain H1N1 dan H3N2, dengan strain terakhir terkenal menyebabkan penyakit yang lebih parah.

"Anak-anak sangat terdampak akibat buruknya penerimaan vaksin, sementara musim flu baru-baru ini di Amerika Selatan menunjukkan kemungkinan berkurangnya kemanjuran vaksin," ujar Chin-Hong.

Para ahli kesehatan masyarakat menyoroti bahwa penurunan tingkat vaksinasi flu dan kelelahan masyarakat terhadap langkah-langkah pencegahan kesehatan mungkin menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kematian akibat flu. Selain itu, perubahan pola penyebaran virus serta cuaca dingin yang ekstrem juga memperburuk situasi.

Tingkat vaksinasi untuk anak usia enam bulan hingga 17 tahun telah turun dari 58 persen pada Januari 2020 menjadi hanya 45 persen pada akhir Januari 2025. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.