Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konflik Ini Akan Membawa Banyak Korban, UNICEF Serukan Bantuan untuk Kongo di Tengah Krisis Goma

📅 Kamis, 30 Jan 2025, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konflik Ini Akan Membawa Banyak Korban, UNICEF Serukan Bantuan untuk Kongo di Tengah Krisis Goma Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi memburuknya situasi keamanan di Goma, Kongo timur.

Istanbul - UNICEF pada Rabu (29/1) mengajukan permohonan bantuan dana sebesar 22 juta dolar AS (sekitar Rp357,7 miliar) untuk mengatasi dampak konflik yang memburuk di Kota Goma, wilayah timur Republik Demokratik Kongo.

Pertempuran yang terus berlanjut dan semakin intensif antara tentara Kongo dan kelompok pemberontak M23 kian memperburuk situasi keamanan di Goma.

Menurut pernyataan UNICEF, kekerasan yang meningkat dalam tiga bulan terakhir telah menyebabkan 658.000 orang mengungsi, termasuk setidaknya 282.000 anak.

UNICEF berupaya memenuhi kebutuhan kemanusiaan mendesak di Kongo timur, termasuk akses terhadap air bersih, sanitasi yang memadai, pasokan medis, perawatan bagi anak-anak yang mengalami malnutrisi akut, serta program perlindungan anak.

Mengungkapkan keprihatinan atas memburuknya situasi kemanusiaan, UNICEF melaporkan peningkatan jumlah anak yang terpisah dari keluarganya, sehingga meningkatkan risiko penculikan, perekrutan paksa, dan kekerasan seksual.

“Warga sipil yang kelelahan akibat peristiwa traumatis ini menderita kelaparan, kehausan, dan kelelahan. Keluarga-keluarga yang tidak lagi memiliki akses ke air, listrik, dan internet terpaksa berlindung di mana saja demi menghindari kekerasan,” ujar Jean Francois Basse, perwakilan sementara UNICEF di Kongo, dalam pernyataannya.

Ia mendesak semua pihak yang bertikai untuk segera menghentikan kekerasan yang “hanya menambah penderitaan anak-anak dan memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah sangat buruk.”

Organisasi medis Doctors Without Borders (MSF) pada Rabu juga melaporkan bahwa Rumah Sakit Kyeshero di Goma kewalahan menangani korban luka akibat baku tembak dan meningkatnya ketidakamanan di wilayah tersebut.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Beberapa stok peralatan dan obat-obatan kami telah dijarah, sehingga membahayakan layanan medis di dalam maupun luar Goma,” kata Virginie Napolitano, koordinator darurat MSF di Kivu Utara.

“Penjarahan bersenjata juga berdampak pada rekan-rekan kami di Goma. Salah satu dari mereka terkena tembakan di rumahnya saat terjadi serangan. Organisasi lain serta fasilitas medis juga menjadi sasaran tembakan. Ini benar-benar tidak dapat diterima,” tambahnya.

Sejak pekan lalu, sedikitnya 42 orang, termasuk 17 penjaga perdamaian asing, dilaporkan tewas di Goma.

Sementara itu, Rwanda mengeklaim bahwa sedikitnya sembilan warganya tewas akibat dugaan aksi tembak-menembak lintas batas dari arah Goma.

UNICEF merupakan organisasi PBB yang bertugas melindungi hak-hak anak di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.