Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Lahir Pancasila, Warga Penarukan Bersihkan Sungai dan Angkut Ratusan Kg Sampah

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Lahir Pancasila, Warga Penarukan Bersihkan Sungai dan Angkut Ratusan Kg Sampah Doc: Antara
Ket. Warga dan Staf Kelurahan Penarukan Singaraja Bali bersama Komunitas Sungai Watch Station Buleleng menggelar Gerakan Bersih Sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Jalan Setiabudi Lingkungan Satria, Buleleng, Bali, Senin (1/6).

Buleleng, Bali - Warga Kelurahan Penarukan Kota Singaraja Bali bersama Sungai Watch Station Buleleng menggelar Gerakan Bersih Sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Jalan Setiabudi Lingkungan Satria sebagai wujud kepedulian lingkungan pada peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Aksi gotong-royong berhasil mengumpulkan 187 kilogram lebih sampah anorganik dari aliran sungai dan sekitarnya," kata Lurah Penarukan Desak Made Susanti di Buleleng, Bali, Senin (1/6).

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya bersih-bersih fisik, tetapi juga menjadi momentum edukasi bagi warga agar tidak membuang sampah sembarangan di Hari Lahir Pancasila.

Dia menjelaskan kolaborasi dengan Sungai Watch dan Krama Subak Yeh Taluh merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan.

“Semoga dengan kegiatan gotong-royong ini, warga di seputaran Penarukan semakin sadar untuk tidak buang sampah sembarangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Sungai Watch yang sudah begitu peduli dan berpartisipasi,” jelasnya.

Menurutnya, Pemerintah Kelurahan Penarukan akan terus melibatkan desa adat, banjar se-Kelurahan Penarukan, Krama Subak, dan warga sekitar dalam program edukasi menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami juga akan memasang spanduk sesuai instruksi pemerintah dan berupaya bersama Desa Adat untuk menyiapkan CCTV untuk mengawasi kebersihan sungai,” ujar Susanti.

Sementara itu, Station Manager Sungai Watch Buleleng I Gede Duta Dharma menjelaskan Sungai Watch memiliki dua tipe aksi bersih-bersih.

Pertama, pemasangan jaring dan patroli rutin. Kedua, aksi clean up seperti yang dilakukan pada Senin pagi.

Untuk di Kelurahan Penarukan, Sungai Watch telah memasang dua jaring. Dari jaring tersebut, rata-rata didapatkan sekitar 20 kilogram sampah setiap hari.

Pemasangan jaring membantu aliran air sawah dan subak agar tetap bersih dan tidak tercampur sampah.

“Kami siap berdiskusi lebih lanjut dengan Krama Subak jika dibutuhkan penambahan jaring sampah,” ungkap Duta Dharma.

Lebih lanjut, Duta Dharma mengimbau masyarakat agar lebih bijak mengelola sampah. Sampah organik bisa digunakan sebagai pupuk kompos. Sedangkan, sampah anorganik bisa dikelola menggunakan jasa angkutan sampah dari desa atau kelurahan.

“Kalau sudah ada aturan dari Pergub atau Perda tentang pengelolaan sampah di Bali, tolong aturan itu ditaati demi lingkungan kita yang lebih bersih,” pesannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
Rwanda Kebut Percepatan Per...
Nasional
Menteri UMKM Dorong Perluas...

Menteri Ekraf Dukung Pengembangan “Board Game”

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menteri Ekraf Dukung Pengem...
Olahraga
Duel Persija vs Persib Dija...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.