Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Trump Ancam Akan Kenakan Tarif Impor, Akhirnya Kolombia Bersedia Terima Deportasi dari AS

📅 Selasa, 28 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Setelah Trump Ancam Akan Kenakan Tarif Impor, Akhirnya Kolombia Bersedia Terima Deportasi dari AS Doc: antara
Ket. Gustavo Petro Presiden Kolombia - Amerika Serikat harus menetapkan protokol untuk perlakuan bermartabat terhadap migran sebelum kami menerima mereka.

BOGOTA - Presiden Kolombia, Gustavo Petro, pada hari Minggu (26/1), dengan cepat menarik kembali penolakannya untuk menerima penerbangan deportasi dari Amerika Serikat (AS) setelah Presiden Donald Trump mengancam akan kenakan tarif impor dan tindakan lainnya. 

Dikutip dari Fox News, Gedung Putih mengonfirmasi presiden Kolombia telah tunduk pada semua persyaratan Presiden Trump, termasuk penerimaan tanpa batas semua imigran ilegal dari Kolombia yang dipulangkan dari Amerika Serikat, termasuk yang menggunakan pesawat militer AS, tanpa batasan atau penundaan, 

"Berdasarkan perjanjian ini, tarif dan sanksi International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) yang telah dirancang secara lengkap akan disimpan sebagai cadangan, dan tidak akan ditandatangani, kecuali Kolombia gagal menghormati perjanjian ini," kata pernyataan tersebut. 

"Sanksi visa yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri, dan peningkatan inspeksi dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan, akan tetap berlaku hingga pesawat pertama yang membawa orang-orang Kolombia yang dideportasi berhasil dipulangkan."

"Peristiwa hari ini memperjelas kepada dunia bahwa Amerika kembali dihormati," pernyataan itu menambahkan. 

"Presiden Trump akan terus melindungi kedaulatan negara kita dengan keras, dan dia mengharapkan semua negara lain di dunia untuk bekerja sama sepenuhnya dalam menerima deportasi warga negara mereka yang berada secara ilegal di Amerika Serikat."

Pada hari Minggu, Gustavo tampak menyerah segera setelah Trump mengancam akan menghukum negara itu karena menolak penerbangan deportasi. Gustavo menawarkan pesawat kepresidenannya untuk memulangkan migran yang kembali dari AS.

Berubah Pikiran

Trump mengatakan Petro berubah pikiran sepenuhnya setelah ancaman tarif impornya. Dalam pernyataan yang diterjemahkan dari bahasa Spanyol, pemerintah Kolombia mengatakan pesawat itu akan membantu memfasilitasi kepulangan yang bermartabat.

"Pemerintah Kolombia, di bawah arahan Presiden Gustavo Petro, telah mengatur pesawat kepresidenan untuk memfasilitasi pemulangan bermartabat para rekan senegaranya yang akan tiba di negara ini hari ini di pagi hari, setelah sebelumnya menempuh penerbangan deportasi," demikian bunyi terjemahan pernyataan tersebut.

"Langkah ini merupakan respons terhadap komitmen pemerintah untuk menjamin kondisi yang layak."

Akhir pekan ini, pejabat Amerika mengirim dua penerbangan imigran ilegal Kolombia sebagai bagian dari program deportasi Trump yang sedang berlangsung. Petro menolak penerbangan tersebut, dengan menulis AS tidak dapat memperlakukan migran Kolombia sebagai penjahat.

"Saya menolak masuknya pesawat Amerika yang membawa migran Kolombia ke wilayah kami. Amerika Serikat harus menetapkan protokol untuk perlakuan bermartabat terhadap migran sebelum kami menerima mereka," kata Petro. 

Sebagai tanggapan, Trump mengancam akan mengeluarkan serangkaian hukuman, termasuk mengenakan tarif sebesar 25 persen pada semua barang yang masuk ke AS dari Kolombia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Ekonomi
Pekerja sektor persampahan ...
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.