Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Begini Evakuasi Pencari Burung Terperosok ke Jurang Sedalam 50 Meter

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Begini Evakuasi Pencari Burung Terperosok ke Jurang Sedalam 50 Meter Doc: ANTARA/HO - BPBD Kabupaten Temanggung
Ket. Tim relawan tengah mengevakuasi korban pencari burung yang terperosok ke jurang sedalam 50 meter di Temanggung, Rabu (12/8)

TEMANGGUNG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Jawa Tengah mengevakuasi seorang pencari burung, Muklisin (25), warga Dusun Lobang, Desa Sriwungu, Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, yang meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam sekitar 50 meter.

Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, di Temanggung, Rabu, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut dari Sekretaris Desa (Sekdes) Sriwungu sekitar pukul 03.00 WIB.

"BPBD menerima kabar dari Sekdes Sriwungu pada pukul 03.00 dini hari bahwa warganya jatuh ke jurang saat berburu burung," katanya.

Setelah menerima laporan, tim BPBD bersama pihak terkait langsung melakukan pencarian dan evakuasi. Sekitar pukul 03.45 WIB, korban ditemukan di dasar jurang dengan kedalaman lebih dari 50 meter dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Ia menyampaikan, saat ditemukan korban berada dalam posisi tertelungkup. Korban juga mengalami luka pada bagian kepala akibat terjatuh ke dalam jurang.

"Secara fakta yang bersangkutan terperosok saat sedang berburu burung. Pihak desa melaporkan kepada kami, kemudian kami berkoordinasi dengan Polsek Temanggung untuk melakukan evakuasi. Korban meninggal seketika di lokasi," katanya.

Ia menyampaikan, petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban dari dasar jurang  sekitar pukul 06,00 WIB untuk selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung. 

Terkait dengan hal itu, ia mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dalam berkegiatan di alam lepas meski sudah menjadi profesi sehari-hari. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

41 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.