Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Cianjur dan Kementerian PUPR Bangun Sekolah Rusak

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Cianjur dan Kementerian PUPR Bangun Sekolah Rusak Doc: ANTARA
Ket. Sekolah di Kecamatan Kadupandak, Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat pergeseran tanah yang terjadi akhir tahun 2025, berharap mendapat bantuan perbaikan.

CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan Kementerian PUPR untuk membangun kembali 100 unit ruang kelas yang rusak akibat bencana alam longsor dan pergeseran tanah di 18 kecamatan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, Rabu (15/1), mengatakan akibat bencana longsor dan pergeseran tanah di belasan kecamatan menyebabkan 48 sekolah mengalami kerusakan mulai dari TK sampai SMP.

"Rincian dari 48 sekolah yang rusak, 2 TK, 36 SD, dan 10 SMP, di mana rata-rata dua sampai empat ruang kelas yang rusak di setiap sekolah dengan total ruang kelas rusak sebanyak 100 unit," katanya.

Untuk perbaikan ruang kelas yang rusak dibutuhkan anggaran sekitar 20 miliar rupiah yang dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 secara bertahap, sehingga Pemkab Cianjur mengajukan bantuan dan kerjasama dari Kementerian PUPR.

Pasalnya, dengan terbatasnya anggaran dari APBD Cianjur dan Dana Alokasi Umum (DAU) sehingga perlu bantuan dari kementerian dengan harapan dapat tuntas di akhir tahun atau awal tahun 2026.

"Prioritas pembangunan ruang kelas yang rusak berat dan ambruk setelah bencana alam pergeseran tanah dan longsor yang terjadi di akhir tahun 2024 di 18 kecamatan di Cianjur, untuk rusak sedang dan ringan dilakukan setelahnya secara bertahap," katanya.

Pihaknya berharap pengajuan pembangunan kembali ruang kelas yang rusak akibat bencana alam dapat dikabulkan pihak kementerian seperti pengajuan perbaikan sekolah yang rusak akibat gempa karena satu ruangan membutuhkan biaya 200 juta rupiah.

"Kami sudah mengajukan bantuan dan kerja sama ke Kementerian PUPR dengan harapan dapat dikabulkan karena kerusakan terjadi akibat bencana alam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

70 Ribu Migran yang Masuk ke Ceuta telah Pulang ke Maroko

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
70 Ribu Migran yang Masuk k...
Daerah
Update Kebakaran Hutan Gunu...

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.