Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Andalkan Konsumsi Rumah Tangga
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 18:57 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026. Hal itu menunjukkan aktivitas ekonomi yang meningkat dan terjaganya daya beli masyarakat.
Pada triwulan I 2026, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh 5,61 persen. “Konsumsi rumah tangga sebagai penopang utama pertumbuhan, memberikan kontribusi sebesar 2,94 persen,” kata Menteri Keuangan Purbaya dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (14/5).
Selain konsumsi rumah tangga, penopang utama pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 adalah investasi dengan kontribusi sebesar 1,79 persen. Termasuk belanja pemerintah dengan kontribusi sebesar 1,26 persen.
“Kontribusi pertumbuhan dihitung dari pertumbuhan masing-masing komponen dikalikan dengan pangsanya terhadap perekonomi. Dari perhitungan tersebut, konsumsi rumah tangga menjadi memberikan kontribusi terbesar pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Menkeu Purbaya.
Menkeu juga mengatakan, tahun ini belanja pemerintah sengaja didorong lebih awal sebagai strategi percepatan belanja negara. Sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan lebih merata sepanjang tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahun-tahun sebelumnya, pola belanja pemerintah selalu terkonsentrasi di akhir tahun. Pola itu membuat upaya meningkatkan aktivitas ekonomi tidak optimal.
“Percepatan belanja kementerian dan lembaga serta pelaksanaan program prioritas pemerintah dilakukan sejak awal tahun. Sinergi kebijakan fiskal dan moneter juga dilanjutkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi serta daya beli masyarakat,” ucap Menkeu menutup pernyataannya. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!