Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak-anak dan Lansia Perkuat Imun

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 03:50 WIB | Oleh:
Anak-anak dan Lansia Perkuat Imun Doc: ANTARA/HO-Dinkes Kota Tangerang
Ket. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni.

DEPOK – Masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menangkal virus Human Meta Pneumo Virus (HMPV). Hal ini terutama untuk warga yang rentan. “Meski virus ini tak berbahaya, untuk kelompok rentan tetap perlu waspada dan menjalankan pola hidup sehat,” jelas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah Sehat Afiat (ASA), Kota Depok, Enny Ekasari, Jumat (10/1).

“Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Depok. Namun, karena gejalanya mirip seperti flu atau influenza like illness, masyarakat harus tetap waspada, menjaga kesehatan, dan menerapkan pola hidup sehat,” tambah Enny Ekasari. Dia menekankan pentingnya mencuci tangan secara rutin untuk mencegah penularan penyakit. Selain itu, konsumsi suplemen atau vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Jika sedang flu, sebaiknya menggunakan masker agar tidak menular ke orang lain,” tandasnya. HMPV diketahui memiliki gejala mirip flu biasa seperti batuk, pilek, demam dan sesak napas. Yang dapat menjadi parah adalah kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Maka, Enny minta masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala-gejala tersebut. Menurutnya, kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan menjaga kebersihan, mematuhi PHBS, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika gejala flu memburuk. “Kita bisa mencegah penyebaran penyakit ini,” tutur Enny.

RSUD ASA juga menyatakan siap menangani pasien dengan gejala HMPV jika kasus terdeteksi di Depok. Warga diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari otoritas kesehatan resmi.

Ke Dokter

Sementaraitu, hal senada disampaikan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Dinkes mengungkapkan meski HMPV tidak berbahaya, kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia tetap harus waspada.

“Jika gejala makin berat seperti sesak parah atau demam tinggi, masyarakat diimbau segera ke dokter,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni. Dia menandaskan, HMPV yang belakangan menjadi perhatian global, bukanlah virus baru karena sudah ada sejak 2001.

HMPV mirip flu biasa. Umumnya bisa sembuh tanpa perawatan khusus. Gejala HMPV mirip dengan flu biasa. Ada batuk, demam, hidung tersumbat dan sesak napas.

Sementara itu, upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah cuci tangan rutin pakai sabun. Hindari kontak dekat dengan orang sakit. Bersihkan benda yang sering disentuh dan tetap di rumah jika sedang sakit. Untuk menjaga imunitas tetap sehat mesti istirahat cukup.

Cara penularan virus HMPV melalui batuk atau bersin orang terinfeksi. Juga bisa ditularkan dengan adanya sentuhan langsung seperti bersalaman. Lalu, menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan menyentuh wajah. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.