Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapolda Banten: Kapolsek Cinangka Potensial di-PTDH

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 03:10 WIB | Oleh:
Kapolda Banten: Kapolsek Cinangka Potensial di-PTDH Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto menyampaikan pemaparan saat konferensi pers terkait kasus penembakan bos rental mobil di Markas Koarmada TNI AL, Jakarta, Senin (6/1).

TANGERANG - Kapolsek Cinangka, Polres Cilegon, AKP Asep Irwan beserta dua anggotanya terancam sanksi pemecatan tidak dengan hormat (PTDH). “Mereka tak merespons secara baik laporan awal warga yang berhubungan dengan kasus penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak,” tandas Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, di Jakarta, Senin (6/1).

Menurut Suyudi, selain Asep Irwan, dua anggota Polsek Cinangka yang sedang bertugas juga tak merespons laporan tersebut. Mereka adalah Bripka Deri Andriani dan Bripka Dedi Irwanto. “Mereka diduga melanggar karena bersikap tak profesional atas laporan yang masuk,” tutur Kapolda.Suyudi menuturkan, Kapolsek sebagai pimpinan polsek tersebut tidak mengawasi dan mengendalikan dengan baik. “Dia akan kami kenakan sanksi demosi dan terberat PTDH,” tegas Suyudi.

Dia menyampaikan ini saat konferensi pers di Markas Koarmada TNI AL, Jakarta, Senin. Kapolda menjelaskan, ada lima orang, dua di antaranya bernama Agam dan Samsul mendatangi Polsek Cinangka, Kamis (2/1), untuk melaporkan dugaan penggelapan sebuah mobil.

Kedua orang tersebut pun menyampaikan kepada Deri dan Dedi bahwa sejumlah GPS atau alat pelacak di mobil tersebut sudah tidak aktif. Maka, Agam dan Samsul melaporkan bahwa mobil tersebut diduga telah digelapkan. Maka, mereka minta pendampingan kepada polisi untuk mengejar mobil tersebut. Namun, lanjut Kapolda, Bripka Deri menyampaikan informasi yang tidak utuh kepada Kapolsek Cinangka AKP Asep terkait laporan itu. Bahkan dalam pelaporan, ada diskusi mengenai rental dan leasing mobil.

“Seharusnya ini terkait rental, tapi dilaporkannya leasing. Maka kapolseknya menyampaikan, kalau leasing harus ada dokumen, surat,” jelasnya. Pelapor pun sudah menyampaikan BPKB, STNK, hingga kunci cadangan atas mobil Honda Brio B 2694 KZO yang diduga digelapkan tersebut. Namun anggota polisi itu tetap tak melakukan pendampingan karena kurang kekuatan personel.

Menurutnya, seharusnyakepolisian mendampingi warga yang melapor. Sebab sudah ada indikasi penggelapan mobil tersebut berdasarkan GPS yang tidak aktif. Tiga anggota itu sudah diperiksa penyidik dari Propam Polda Banten.

Kronologi

Kapolda mengungkapkan kronologi penembakan. Terjadi upaya perampasan dan pengambilalihan dari pihak rental. Tapi dalam situasi tarik-menarik, terjadi penembakan. Menurutnya, kasus bermula dari upaya penggelapan sebuah mobil sewaan.

Honda Brio disewa warga Pandeglang berinisial AS. Kemudian, AS menyewakan kepada seorang berinisial IH yang kini berstatus DPO. Kapolda menjelaskan, IH pun menyiapkan identitas palsu ketika menyewa mobil tersebut. Dia memberikan KTP dan KK palsu kepada AS.

Kemudian dari rangkaian pemindahtanganan dari IH, mobil tersebut akhirnya dijual kepada Sertu AA yang merupakan anggota TNI AL, dengan harga 40 juta rupiah. Tapi rental memasang tiga GPS di Brio. Namun ketika berada di tangan anggota TNI, dua sudah dilepas, tinggal satu GPS yang masih aktif.

Rental lalu mencari mobil tersebut secara mandiri dengan memanfaatkan satu GPS yang masih aktif. Rental atas nama Agam sempat melaporkan ke polisi atas dugaan penggelapan mobil itu, tetapi tidak direspons dengan baik.

Lalu, rental menemukan mobil tersebut di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak. Disana terjadi rebutan mobil dan penembakan. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Mengapa Keamanan Siber Pent...
Megapolitan
Kecelakaan Truk di Simpang ...

Menyedihkan, Gajah Kembali Harus Mati

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menyedihkan, Gajah Kembali ...
Olahraga
Panrest Bintara Jawara Keju...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.