Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Ketahanan Layanan Digital dari Ancaman Siber

31 Rabu, 29 Jul 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Ketahanan Layanan Digital dari Ancaman Siber Memperkuat Ketahanan Layanan Digital dari Ancaman Siber Doc: Antara
Ket. Perangkat daerah Pemkab Lumajang mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Keamanan Informasi bertema "Deteksi Dini Serangan dan Tanggap Insiden Siber" (SIGAP SIBER) yang diselenggarakan Pemkab Lumajang di Ruang Nararya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Selasa (28/7/2026).

Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, memperkuat benteng layanan digital dari ancaman siber melalui kegiatan peningkatan kapasitas keamanan informasi .

"Kemampuan mendeteksi ancaman sejak dini menjadi salah satu kunci menjaga layanan publik tetap berjalan aman," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang Mustaqim dalam keterangan di Lumajang, Rabu.

Menurutnya, serangan siber tidak selalu diawali dengan gangguan besar. Banyak insiden bermula dari celah kecil yang luput terdeteksi, mulai dari tautan phishing, penyusupan tampilan situs (web defacement), hingga upaya pencurian data (data breach).

Perkembangan transformasi digital, kata dia, harus dibarengi dengan peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman siber yang terus berkembang dan menjaga keamanan sistem pemerintahan digital merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan publik yang aman dan terpercaya.

"Keamanan siber bukan hanya tentang melindungi perangkat atau aplikasi, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu oleh insiden siber," tuturnya.

Ia mengatakan penguatan kapasitas aparatur menjadi langkah strategis agar setiap perangkat daerah mampu mengenali potensi ancaman sejak awal dan mengambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku.

"Di balik semakin mudahnya masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara digital, terdapat upaya yang terus diperkuat untuk menjaga keamanan sistem dan data dari ancaman siber," katanya.

Semakin banyak layanan pemerintahan yang beralih ke platform digital, lanjutnya, semakin besar pula tanggung jawab setiap perangkat daerah untuk menjaga sistem yang mereka kelola.

"Kesadaran terhadap keamanan informasi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," ujarnya.

Melalui kegiatan bertema bertema "Deteksi Dini Serangan dan Tanggap Insiden Siber (SIGAP SIBER)" tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk ancaman siber, mekanisme deteksi dini, prosedur pelaporan insiden, hingga tahapan isolasi dan pemulihan sistem.

Pendekatan tersebut diharapkan membentuk budaya kerja yang lebih peduli terhadap keamanan informasi di setiap perangkat daerah.

Selain memperkuat kapasitas aparatur, Diskominfo Kabupaten Lumajang juga terus mengembangkan fungsi LUMAJANGKAB-CSIRT melalui pemantauan lalu lintas jaringan, pendampingan penanganan insiden, serta layanan pengujian kerentanan (penetration testing) guna membantu perangkat daerah meningkatkan keamanan sistem yang mereka kelola.

Sementara itu Kepala Bidang Infrastruktur TIK dan Persandian Diskominfo Kabupaten Lumajang Ricko Dharma Putra, menjelaskan ancaman siber saat ini semakin beragam, mulai dari web defacement, phishing, malware, ransomware, hingga data breach.

"Jika tidak diantisipasi dengan baik, serangan tersebut dapat mengganggu sistem pemerintahan dan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Lumajang saat ini mengelola 388 subdomain di bawah domain utama lumajangkab.go.id. Dengan cakupan layanan digital yang terus bertambah, kemampuan mendeteksi aktivitas yang tidak wajar menjadi semakin penting agar potensi gangguan dapat diidentifikasi sebelum berkembang menjadi insiden yang lebih besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.