Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Magnitudo 5,2 Mengguncang Barat Laut Tahuna Kepulauan Sangihe

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Magnitudo 5,2 Mengguncang Barat Laut Tahuna Kepulauan Sangihe Doc: Antara
Ket. Titik gempa di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Rabu (29/7/2026).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), pada Rabu pukul 22.10 WIB.

Pusat gempa berada di 853 km barat laut Sangihe, tepatnya di wilayah Filipina dengan koordinat 10,98 derajat Lintang Utara (LU) dan 123,31 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 124 km.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban dari dampak gempa tersebut.

Gempa tersebut menjadi yang ketiga di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, dengan magnitudo di atas 5. Pada pukul 20.16 WIB gempa dengan kekuatan magnitudo 5,2 mengguncang barat laut Tahuna dengan kedalaman 10 km.

Lalu pada pukul 20.23 WIB kembali diguncang gempa dengan magnitudo 5,2 yang juga dengan kedalaman 10 km. Titik gempa berada di 5,28 derajat LU dan 125,11 derajat BT.

BMKG menyatakan data tersebut mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan masih dapat berubah seiring bertambahnya data.

Lokasi gempa berada di kawasan yang berdekatan dengan Filipina, salah satu wilayah paling aktif secara seismik di dunia dan bagian dari kawasan Cincin Api Pasifik.

Indonesia juga rawan gempa karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik utama, termasuk Indo-Australia, Eurasia, Pasifik dan Filipina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.