Semoga Tak Memanas Hubungan Kedua Negara Ini, Panama Tolak Ancaman Trump yang Akan Ambil Alih Kendali Terusan Panama
📅 Selasa, 24 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
PANAMA CITY – Presiden Panama, Jose Raul Mulino, pada hari Minggu (22/12), menolak ancaman terbaru yang dilontarkan oleh Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengambil alih kembali kendali Terusan Panama atas keluhan mengenai perlakuan tidak adil terhadap kapal-kapal Amerika.
“Setiap meter persegi Terusan Panama dan wilayah sekitarnya adalah milik Panama dan akan tetap menjadi milik Panama,” kata Mulino dalam sebuah video yang diunggah ke X.
Dikutip dari Inquirer, komentar publik Mulino meskipun tidak pernah menyebut nama Trump, muncul sehari setelah Presiden terpilih itu mengeluhkan terusan itu di platform Truth Social miliknya.
"Angkatan Laut dan Perdagangan kita telah diperlakukan dengan sangat tidak adil dan tidak bijaksana. Biaya yang dibebankan oleh Panama sungguh tidak masuk akal," katanya.
Trump juga mengeluhkan pengaruh Tiongkok yang semakin besar di sekitar terusan itu, sebuah tren yang mengkhawatirkan bagi kepentingan Amerika karena bisnis-bisnis AS bergantung pada terusan itu untuk memindahkan barang antara Samudra Atlantik dan Pasifik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Itu semata-mata urusan Panama, bukan urusan Tiongkok atau siapa pun. Kami tidak akan dan tidak akan pernah membiarkannya jatuh ke tangan yang salah," kata Trump.
Terusan Panama, yang diselesaikan oleh Amerika Serikat pada tahun 1914, dikembalikan ke negara Amerika Tengah tersebut berdasarkan kesepakatan tahun 1977 yang ditandatangani oleh Presiden Demokrat, Jimmy Carter. Panama mengambil alih kendali penuh pada tahun 1999.
Trump mengatakan jika Panama tidak dapat menjamin “operasi terusan yang aman, efisien, dan dapat diandalkan”, “maka kami akan menuntut agar Terusan Panama dikembalikan kepada kami, secara penuh, dan tanpa pertanyaan.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Hubungan Baik
Mulino menolak klaim Trump dalam pesan videonya, meskipun ia juga mengatakan ia berharap untuk memiliki “hubungan yang baik dan penuh hormat” dengan pemerintahan yang akan datang.
“Terusan itu tidak memiliki kendali langsung atau tidak langsung dari Tiongkok, Uni Eropa, Amerika Serikat, atau kekuatan lain mana pun,” kata Mulino.
“Sebagai warga Panama, saya menolak segala bentuk manifestasi yang memutarbalikkan kenyataan ini.”
Kemudian pada hari Minggu, Trump menanggapi Mulino, dengan menulis di Truth Social: “Kita lihat saja nanti!”
Trump juga mengungkit lagi keinginan supaya AS menguasai Greenland yang saat ini menjadi bagian Denmark, dengan menyebutnya sebagai kebutuhan absolut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!