Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menantikan Petunjuk Baru The Fed Jelang Akhir Perkan

📅 Jumat, 06 Des 2024, 11:07 WIB | Oleh:
Menantikan Petunjuk Baru The Fed Jelang Akhir Perkan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA – Seiring minimnya sentimen dari dalam negeri, pergerakan ru­piah bakal dipengaruhi faktor eksternal, terutama perkem­bangan ekonomi di Amerika Serikat (AS).

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi melihat fokus investor pekan ini tertuju pada rilis data payroll nonperta­nian utama di AS. Data tersebut nantinya menjadi petun­juk lebih lanjut terhadap prospek penyesuaian suku bunga acuan oleh bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

“Selain itu, investor tetap waspada karena Asia meng­hadapi risiko geopolitik yang meningkat, termasuk momok tarif perdagangan AS di bawah pemerintahan Presiden ter­pilih AS Donald Trump yang akan datang,” ujarnya dalam rilis di Jakarta, kemarin.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terha­dap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (6/12), bergerak fluktuatif di kisaran 15.850-15.910 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Kamis (5/12) sore, menguat 75 poin atau 0,47 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.862 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi di tengah pasar menunggu rilis data ketenagakerjaan Non-Farm Payroll AS.

Menurut Ibrahim, pergerakan rupiah dipengaruhi sen­timen eksternal yaitu investor regional merasa sedikit lega karena pidato Gubernur The Fed, Jerome Powell di sebuah acara New York Times yang mengisyaratkan ekonomi AS dan suku bunga. “Powell mengisyaratkan kekuatan ekonomi AS dan tidak meremehkan ekspektasi untuk penurunan suku bunga pada bulan Desember, meskipun dia mengisyarat­kan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap pelonggaran di masa mendatang,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.