Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guna Lindungi Pekerja Migran dari Calo, Kemendes Siapkan Satgas di Desa

📅 Selasa, 03 Des 2024, 17:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guna Lindungi Pekerja Migran dari Calo, Kemendes Siapkan Satgas di Desa Doc: ANTARA/Humas Kemendes PDT
Ket. Menteri Desa PDT Yandri Susanto

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang melibatkan multi-pihak, seperti Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang bertugas melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di desa.

"Nanti kami juga akan membentuk satgas khusus, di kantong-kantong desa itu sehingga tidak ada calo, penipu, atau pengambil keuntungan (dari PMI) tapi dengan ilegal," kata Menteri Desa (Mendes) PDT Yandri Susanto dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah tentang Penguatan Tata Kelola Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, seperti dipantau melalui kanal YouTube Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Selasa (3/12).

Menurut Yandri, calo atau penipu terkait dengan PMI yang berkeliaran di desa-desa dan mengiming-imingi calon korban mengenai pekerjaan di luar negeri itu dapat merugikan sistem keamanan nasional serta integritas perbatasan.

Jasa calo tersebut, kata dia, dapat memiliki konsekuensi serius, seperti korban akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan status imigrasi yang sah, risiko dideportasi, atau bahkan dijerat hukum.

Selain membentuk satgas khusus, Yandri mengatakan Kemendes PDT juga akan menginstruksikan pemerintah desa membuat peraturan terkait PMI, baik mengenai perlindungan maupun pelatihan.

"Perlunya peraturan desa bagi desa-desa yang mempunyai kantong-kantong utama sumber dari tenaga migran untuk melahirkan sebuah peraturan yang tidak diskriminatif dan tidak mempersulit," ucapn dia.

Yandri menilai langkah perlindungan PMI bernilai penting karena PMI memiliki peran krusial bagi Tanah Air. Mereka, lanjutnya, tidak hanya menjadi pahlawan devisa, tetapi juga menjadi kekuatan sosial politik yang strategis di dalam dan luar negeri.

Sejauh ini Yandri memandang kontribusi devisa yang diberikan oleh pekerja migran Indonesia sangat besar dan diharapkan menjadi perhatian banyak pihak, baik tingkat pusat, maupun di daerah, agar mereka dimudahkan dan dimuliakan dari pemberangkatan ke negara tujuan ataupun setelah kembali ke Indonesia.

"Insyaallah kita akan memperkecil segala sesuatu yang bersifat negatif dan memperbesar sesuatu yang bersifat positif, sehingga dari berangkat ke negara tujuan, sampai pulangnya ke Tanah Air, mereka benar-benar dimuliakan," ujar Mendes PDT Yandri Susanto. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Timnas Indonesia Taklukkan Oman

2 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Timnas Indonesia Taklukkan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.