Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danau Labuan Cermin: Menjaga Keajaiban Dua Rasa yang Lestari Sebagai Warisan Geologi Dunia

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 11:25 WIB | Oleh:
Danau Labuan Cermin: Menjaga Keajaiban Dua Rasa yang Lestari Sebagai Warisan Geologi Dunia Doc: ANTARA/HO-Labuancermin_id
Ket. Seorang pengunjung menikmati pesona air dua rasa Danau Labuan Cermin, Berau, Kaltim.

SAMARINDA, KALTIM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur giat merawat dan menjaga kelestarian ekosistem pada Danau Labuan Cermin sebagai warisan geologi alam yang memiliki keunikan air dua rasa.

"Kami terus mengimbau pengunjung agar tidak merusak batuan karst dan membuang sampah sembarangan demi mendukung pelestarian pariwisata yang berkelanjutan," ujar Plt Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Rusmadi di Samarinda, Sabtu.

Danau yang berlokasi tepat di Kampung Biduk Biduk, Kabupaten Berau tersebut menampilkan fenomena unik berupa pertemuan lapisan air tawar di atas dan air asin di bawah secara seimbang.

Kondisi hidrologi langka tersebut membuat kawasan ini ditetapkan sebagai Warisan Geologi atau Geoheritage pada 2024. Penetapan penting ini disahkan melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Nomor 187.K/GL.1/MEM.G/2024.

"Kawasan perairan ini juga merupakan salah satu komponen geologi unggulan yang berada di bawah naungan Geopark Sangkulirang Mangkalihat," ucap Rusmadi.

Karakteristik utamanya terbentuk dari ekosistem danau air tawar pada sistem bentang alam karst dengan bagian utara yang mengalirkan air menuju laut.

Selain itu, kawasan ini memiliki kontak batu gamping klasik dengan napal dari formasi domaring yang diteliti telah berumur sekitar lima belas hingga dua belas juta tahun yang lalu.

"Struktur geologinya turut dipengaruhi oleh aktivitas sesar Mangkalihat yang memicu kemunculan mata air dengan arah membentang dari barat laut ke tenggara," ujar dia.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Pantai Dinas Kehutanan Kaltim diterjunkan ke lapangan untuk mengawasi kelestarian area ekowisata tersebut.

Pemerintah daerah melarang segala bentuk aktivitas manusia yang dapat merusak vegetasi alami maupun mencemari kejernihan air danau.

"Sosialisasi kelestarian lingkungan terus kami gencarkan agar masyarakat sekitar maupun pengunjung semakin menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di bentang permata karst Kaltim ini," tegas Rusmadi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.