Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belanja Infrastruktur Bekasi Dipelototi BPK

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belanja Infrastruktur Bekasi Dipelototi BPK Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi (kanan) bersama Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Widhi Hidayat saat pertemuan lanjutan pemeriksaan belanja infrastruktur 2024 di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Kamis (28/11).

BEKASI – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar tengah memelototi belanja infrastruktur tahun anggaran 2024 Kabupaten Bekasi. Pemeriksaan dilakukan terhadap 10 perangkat daerah teknis, termasuk jajaran inspektorat daerah.

Penjabat Bupati, Dedy Supriyadi, menyatakan pemeriksaan lanjutan ini menindaklanjuti pertemuan awal atau entry meeting tiga pekan lalu sebagai bahan evaluasi pekerjaan teknis daerah sepanjang tahun 2024.

“Pemeriksaan menjadi hal yang penting untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi mengevaluasi yang telah dikerjakan,” jelas Dedy.

Maka, dia menginstruksikan kepala perangkat daerah terkait untuk kooperatif dengan tim BPK agar pemeriksaan bisa berjalan dengan baik.

Menurut Dedy, juga telah menginstruksikan jajaran inspektorat daerah untuk terus memantau pemeriksaan. Berkaitan dengan pemeriksaan belanja infrastruktur 2024, sejumlah kepala perangkat daerah, termasuk inspektorat turut mengikuti tahap pemeriksaan lanjutan. Mereka di antaranya Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang ­Kabupaten Bekasi.

Kemudian Kepala Disbudpora, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Disperkimtan, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi. Selanjutnya, Dinas Pariwisata, Direktur RSUD, serta Kepala Bagian Pengelolaan Barang dan Jasa.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Widhi Hidayat, menjelaskan pemeriksaan berfokus pada belanja infrastruktur yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bekasi sepanjang tahun anggaran 2024. Tujuannya, memastikan belanja tersebut telah sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Pertama, menyangkut pengelolaan belanja barang untuk dijual atau diberikan kepada masyarakat. Kemudian belanja hibah barang kepada pemerintah pusat, belanja modal gedung dan bangunan serta belanja modal jalan irigasi hingga jaringan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.