Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjanjian Fasos Fasum Harus Transparan

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perjanjian Fasos Fasum  Harus Transparan Doc: ANTARA/HO-SIG
Ket. Pekerja memasang batu andesit untuk pekerjaan konstruksi revitalisasi trotoar di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

JAKARTA – Perjanjian antara badan publik dan pihak ketiga terkait penyediaan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) harus transparan. Ketua Komisi Informasi (KI) Jakarta, Harry Ara Hutabarat, mengutip Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Di situ disebutkan bahwa badan publik wajib menyediakan informasi yang bisa diakses setiap saat. Ini termasuk perjanjian antara badan publik dan pihak ketiga,” tandas Harry, Senin (25/11).

“Transparansi dalam penyediaan fasos dan fasum sangat penting. Sebab keterlambatan atau ketidakjelasan penyerahan fasilitas tersebut membuat ketidakpastian pembangunan ruang terbuka hijau. Padahal itu menjadi hak masyarakat,” ujar Harry.

Dia menjelaskan, ketika pengembang belum menyerahkan fasos dan fasum, pemerintah daerah tidak dapat melaksanakan pembangunan yang telah direncanakan. Hal ini menghambat terwujudnya kota layak huni yang mendukung kualitas hidup warganya.

Harry juga berharap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta untuk memberikan komitmen nyata terhadap transparansi pengelolaan fasilitas publik ini. “Jika terpilih, apa langkah konkret yang akan diambil untuk menjamin transparansi perjanjian kedua pihak,” tanyanya. Masyarakat membutuhkan kejelasan dan jaminan bahwa pembangunan ruang terbuka hijau dapat berjalan sesuai dengan rencana. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

20 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.