Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Miliki Peran Strategis, Menko Airlangga Sebut Neraca Perdagangan Indonesia Perkasa karena Sawit

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 12:57 WIB | Oleh:
Miliki Peran Strategis, Menko Airlangga Sebut Neraca Perdagangan Indonesia Perkasa karena Sawit Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut peranan sawit strategis dalam membuat neraca perdagangan Indonesia perkasa.

Menurut dia saat memberi pemaparan dalam membuka 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) dan 2026 Price Outlook di Nusa Dua, Bali, Kamis (13/11), hingga September 2025 surplus perdagangan nasional mencapai 4,34 miliar dollar AS dengan sawit sebagai salah satu penyumbangnya.

"Dari Januari hingga September ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 28,55 juta ton meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," kata Airlangga yang disiarkan secara daring.

India dan Tiongkok, tambahnya, masih menjadi pasar utama ekspor minyak sawit Indonesia sementara Jepang dan Selandia Baru menunjukkan peningkatan permintaan produk non migas berbasis sawit.

Rata-rata harga tandan buah segar (TBS) sawit di kisaran Rp3.000 per kg, menurut dia, hal ini memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani sekaligus menjaga daya saing industri.

Menteri menyatakan untuk memperkuat keberlanjutan, pemerintah terus memperkuat sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dan menyiapkan sistem informasi terpadu yang menghubungkan kebijakan, data sertifikasi, dan rantai pasok.

"Langkah ini akan meningkatkan transparansi dan memungkinkan pelacakan secara real time," katanya.

Pada kesempatan tersebut Airlangga juga mengungkapkan komitmen pemerintah dalam memperkuat transisi energi bersih berbasis sawit.

Program biodiesel nasional, tambahnya kini telah mencapai mandat B40 dan pemerintah berencana menerapkan B50 pada semester kedua 2026.

"Program ini menjadi salah satu yang terbesar di dunia dan telah berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 41,46 juta ton CO2," ujarnya.

Selain biodiesel pemerintah tengah mengembangkan bioavtur dan bioetanol berbasis sawit sebagai bahan bakar berkelanjutan untuk sektor transportasi udara dan darat.

"Kami berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan produk ini bisa mulai dipasarkan secara komersial," kata Airlangga.

Menko juga menegaskan pentingnya hilirisasi industri sawit sebagai sumber nilai tambah nasional, tidak boleh berhenti pada ekspor bahan mentah.

"Melalui inovasi, kita bisa menciptakan lapangan kerja baru dan membuat industri dalam negeri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PBB: 58 Negara dan Wilayah Terkontaminasi Ranjau

31 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
PBB: 58 Negara dan Wilayah ...
Luar Negeri
Korsel Desak Trump Pimpin P...
Megapolitan
Jakarta Siapkan Diri Menuju...
Ekonomi
Modal Asing masih Selektif ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.