Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Anjlok Karena Kekhawatiran tentang Iran Mereda

📅 Senin, 28 Okt 2024, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Anjlok Karena Kekhawatiran tentang Iran Mereda Doc: Trendsmena/AFP
Ket. Harga bisa terus turun jika ketegangan mereda.

HONG KONG - Harga minyak anjlok pada hari Senin (28/10) karena pasar merasa lega serangan Israel terhadap Iran tidak menyasar infrastruktur energi negara itu, sementara yen jatuh ke posisi terendah dalam tiga bulan setelah partai berkuasa Jepang menderita kekalahan telak dalam pemilu.

Israel melancarkan serangan udara terhadap lokasi militer di Iran pada hari Sabtu sebagai tanggapan atas serangan rudal Teheran pada tanggal 1 Oktober, yang merupakan balasan atas terbunuhnya sejumlah pemimpin militan yang didukung Iran dan seorang komandan Garda Revolusi.

Iran telah meremehkan serangan tersebut, dengan mengatakan serangan tersebut menyebabkan "kerusakan terbatas" pada beberapa sistem radar, yang menandakan apa yang dikatakan para analis sebagai keengganan negara itu untuk melakukan eskalasi lebih lanjut.

Harga minyak turun sebanyak lima persen pada awal perdagangan sebelum memangkas sebagian kerugiannya.

"Serangan Israel, yang dengan hati-hati menghindari lokasi energi, telah meredakan kekhawatiran akan konflik skala penuh dengan Iran," kata Stephen Innes, analis di SPI Asset Management.

"Yang lebih penting lagi adalah respons Iran yang meremehkan dampak serangan dan mengisyaratkan bahwa peringatannya mungkin telah menghalangi tindakan lebih agresif dari Israel," katanya.

"Jika ketegangan mereda lebih lanjut atau perundingan perdamaian tiba-tiba mendapat dukungan, kita bisa melihat minyak anjlok hingga $60 per barel karena para pedagang mengalihkan fokus kembali ke kemungkinan kelebihan pasokan pada tahun 2025-terutama jika stimulus ekonomi Tiongkok tidak memuaskan," tambah Innes.

Kekhawatiran mengenai prospek importir minyak terbesar dunia telah menambah tekanan ke bawah pada harga minyak mentah, para pengamat menunggu angka utama mengenai rencana stimulus Beijing untuk mendukung ekonomi Tiongkok yang sedang goyah.

Para investor tengah mencari rincian paket stimulus utama yang akan diumumkan setelah berakhirnya pertemuan politik utama di Beijing minggu depan, yang bertepatan dengan pemilihan presiden AS.

Di pasar mata uang, yen mencapai nilai terendah dalam tiga bulan, merosot lebih dari satu persen terhadap dolar karena koalisi yang berkuasa diJepangdiproyeksikan kehilangan mayoritas dalam pemilihan umum.

Pertaruhan Perdana Menteri baru Shigeru Ishiba yang menyerukan pemilihan umum cepat tampaknya menjadi bumerang, Partai Demokrat Liberal yang dipimpinnya diproyeksikan gagal mencapai mayoritas absolut untuk pertama kalinya sejak 2009.

Pada tengah pagi, satu dollar dibeli 153,88 yen, nilai terendah mata uang Jepang sejak akhir Juli.

DiJepangbiaya hidup telah menjadi masalah politik, kata Rodrigo Catril dari National Australia Bank pada podcast Morning Call.

"Kesan umumnya adalah ada risiko di sini bahwa pemerintah harus mengalah dalam hal agenda disiplin fiskalnya, jadi untuk menarik lebih banyak orang bergabung dengan koalisi, mereka harus menjadi sedikit lebih longgar dalam hal fiskal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.