Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Keras, BPBD Nagan Raya Aceh Berupaya Evakuasi Korban Banjir di 20 Desa

📅 Senin, 14 Okt 2024, 00:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Keras, BPBD Nagan Raya Aceh Berupaya Evakuasi Korban Banjir di 20 Desa Doc: ANTARA/HO
Ket. Warga Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, melintasi genangan banjir menggunakan perahu sampan, Minggu (13/10/2024).

Nagan Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, berupaya evakuasi terhadap masyarakat di 20 desa tersebar di empat kecamatan daerah tersebut yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

"Kami masih berupaya melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nagan RayaIrfanda Rinadidi Meulaboh, Aceh, Minggu malam.

Menurut dia, banjir yang merendam 20 desa di daerah itu terjadi akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Kabupaten Nagan Raya sejak sepekan terakhir.

Bencana itu telah menyebabkan debit air aliran Krueng (Sungai) Tripa san Krueng (Sungai) Nagan meluap, kemudian menggenangi permukiman penduduk.

Irfandamenyebutkan desa yang terdampak banjir di Kecamatan Darul Makmur Nagan Raya, yakni Gampong Kuta Tring, Gampong Lamie, Gampong Gunong Cut, Gampong Geulangang Gajah, Gampong Kuala Semayam, dan Gampong Kaye Unoe.

Di Kecamatan Tripa Makmur, banjir merendam Desa/Gampong Panten Pange, Gampong Ujong Krueng, Gampong Mon Dua, Gampong Nuebok Yee PP, Gampong Nuebok Yee PK,
Gampong Pasie Keube Dom, Gampong Kabu, Gampong Lueng Keubeu Jagat, Gampong Drien Tujoh, Gampong Babah Lueng,danGampong Kuala Tripa.

Kecamatan Kuala Pesisir banjir melanda dua desa, yaitu Gampong Langkak dan Gampong Lueng Teuku Ben.

Di Kecamatan Beutong banjir merendam Gampong Panton Bayam, Kabupaten Nagan Raya.

Hingga Minggu malam, kata dia, pemerintah daerah masih terus berupaya melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk memberi bantuan makanan.

"Untuk Kecamatan Kuala Pesisir dan Beutong, banjir sudah surut," kata Irfanda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.