Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rumah Proklamasi Bakal Direkonstruksi, Dijadikan Pusat Sejarah dan Edukasi

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Rumah Proklamasi Bakal Direkonstruksi, Dijadikan Pusat Sejarah dan Edukasi Doc: antara foto
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) bakal merekonstruksi Rumah Proklamasi serta menjadikannya sebagai pusat sejarah dan edukasi.

Di teras Rumah Proklamasi yang berada di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat, Presiden Soekarno didampingi Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Menurut keterangan pers Kementerian Kebudayaan di Jakarta pada Minggu (27/7), rumah yang dibongkar pada tahun 1960an dan lokasinya kemudian dijadikan Taman Proklamasi itu akan direkonstruksi dan dijadikan sebagai museum.

Museum itu rencananya dibangun menghadap ke Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir agar membentuk satu kesatuan kawasan sejarah utuh yang menarasikan peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa proses rekonstruksi Rumah Proklamasi akan melibatkan tim perencanaan yang terdiri atas para arsitek, sejarawan, dan arkeolog.

"Kami sudah meminta para arsitek, sejarawan, arkeolog, juga tokoh yang mempunyai pengetahuan tentang rumah proklamasi. Diskusi-diskusi telah dilakukan dan mudah-mudahan bisa segera kita realisasikan pembangunan (replika) Rumah Proklamasi," katanya.

Menteri Kebudayaan meminta tim perencanaan mengarahkan rekonstruksi Rumah Proklamasi untuk menghadirkan kembali bangunan tempat pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI.

Ia menyampaikan bahwa bangunan tersebut nantinya akan dijadikan sebagai Museum Proklamasi, yang terintegrasi dengan Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir.

Rumah Proklamasi rencananya diposisikan sebagai cermin bagi Monumen Proklamasi guna menghadirkan narasi yang jelas di dalam kompleks Taman Proklamasi.

Selain itu, alur pengunjung akan dirancang mengikuti alur edukasi sejarah tentang kronologi peristiwa pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI.

Sebagai bagian dari persiapan pembangunan kembali Rumah Proklamasi, Kementerian Kebudayaan akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lain, termasuk Kementerian Sekretariat Negara dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, guna membahas status kepemilikan lahan tempat Rumah Proklamasi akan dibangun kembali.

Untuk keperluan itu, Menteri Kebudayaan telah meninjau Taman Proklamasi didampingi Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estiyanti Nurjadin, dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah DKI Jakarta Desse Yussubrasta.

Melalui rekonstruksi Rumah Proklamasi, Kementerian Kebudayaan berupaya menghadirkan kembali ruang bersejarah yang tidak hanya merekam jejak lahirnya Indonesia, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan semangat kebangsaan yang melandasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Upaya tersebut merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam menjaga memori kolektif bangsa dan menyampaikan sejarah perjuangan bangsa untuk mencapai kemerdekaan secara utuh kepada generasi penerus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemerintah Mulai Berlakukan PMK Bea Masuk Nol Persen

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Pemerintah Mulai Berlakukan...
Daerah
Wali Kota Ajak IKA Unpad Pe...
Nasional
KKP Targetkan 15.000 Hektar...

Bandung Kembali Gelar Bandung Arts Festival

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Bandung Kembali Gelar Bandu...
Nasional
Kementerian Kebudayaan Bere...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    saat komoditi perkebunan tembus dunia
    Saatnya komoditi perkebunan tembus pasar dunia
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.