Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prajurit TNI Jadi Korban, Wakil Ketua MPR Kutuk Serangan Israel ke UNIFIL

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prajurit TNI Jadi Korban, Wakil Ketua MPR Kutuk Serangan Israel ke UNIFIL Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengutuk serangan Israel ke markas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB), UNIFIL, di Lebanon yang mengakibatkan adanya korban dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah bertugas. Dia juga berharap agar komunitas internasional memberikan sanksi yang keras dan tegas kepada Israel atas kejahatan perangnya tersebut.

"Setelah melakukan genosida dan kejahatan kemanusiaan terhadap bangsa Palestina yang masih berlanjut, kini Israel menyerang pasukan perdamaian PBB, termasuk prajurit TNI yang bertugas. Israel harus diberikan sanksi yang keras dan tegas," ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (11/10).

HNW sapaan akrabnya mengatakan bahwa serangan tersebut tidak dapat dibenarkan dari sudut apa pun, apalagi hal itu merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional. "Serangan tersebut semakin membuktikan kebiadaban Israel sebagai bangsa yang sama sekali tidak beradab. Jadi, pihak-pihak yang selama ini mem-back up Israel atas nama perdamaian, seharusnya menarik dukungannya tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, HNW juga berharap agar Mabes TNI dapat memastikan keamanan dan keselamatan para prajurit TNI yang ada di sana. "Hal ini sejalan dengan amanat pembukaan UUD NRI 1945, bahwa seluruh tumpah darah Indonesia harus dilindungi. Termasuk para prajurit TNI yang sedang bertugas menjalankan tugas negara dan PBB untuk menjaga perdamaian," tukasnya.

Selain itu, Mabes TNI dan Pemerintah secara khusus perlu menuntut kepada PBB agar memberikan sanksi kepada Israel karena prajurit TNI yang menjadi korban dari serangan Israel sedang menjalankan amanat yang diberikan oleh PBB untuk menjaga perdamaian.

"Jadi, kita perlu sama-sama mendesak agar PBB, selain perlu memastikan keamanan dan keselamatan para prajurit penjaga perdamaian di sana, juga agar serangan ini tidak dibiarkan begitu saja tanpa sanksi dari PBB. Sanksi sangat perlu diberikan karena semakin akumulatifnya pembangkangan dan kejahatan Israel kepada banyak pihak," jelasnya.

Bahkan, lanjut HNW, sanksi yang layak untuk diberikan kepada Israel adalah dikeluarkan dari keanggotaannya di PBB. Apalagi, Israel sendiri juga melarang Sekretaris Jenderal PBB untuk datang ke negaranya dan juga melarang Sekjen PBB masuk ke wilayah Palestina, termasuk ke Jalur Gaza.

Menurutnya, hal itu sudah sangat kontraproduktif untuk menghadirkan perdamaian di kawasan. "Jadi sudah sepantasnya Israel dicabut keanggotaannya dari PBB. Karena PBB hanya diperuntukkan untuk negara-negara yang beradab. Bukan negara penjajah yang selalu mengabaikan dan seakan tidak memedulikan keberadaan PBB," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.