Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Baru Janji Ringankan Beban Pajak Rakyat

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dia menyebut rendahnya tax ratio Indonesia disebabkan oleh penegakan aturan yang belum optimal.

"Kami akan menutup kebocoran-kebocoran dengan tidak menambah tarif pajak.

Tarif pajak 22 persen hendaknya kita turunkan jadi 20 persen," kata Hashim.

Perlu Terobosan

Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, mengatakan pemerintah harus membuat terobosan di tengah fenomena penurunan daya beli agar mencegah kemerosotan kelas menengah Indonesia lebih dalam.

Hal itu perlu didukung dengan optimalisasi penerimaan negara dari nonpajak, seperti pengelolaan sumber daya alam (SDA), serta pencegahan kebocoran anggaran.

Pemerintah juga harus mendorong masyarakat untuk memperbanyak kegiatan yang lebih produktif dan mengurangi belanja konsumtif sehingga memberi nilai tambah.

Sementara itu, pakar sosiologi dari Universitas Airlangga Surabaya, Bagong Suyanto, mengatakan rencana penurunan PPh tersebut dirasa tepat, namun jangan sampai untuk gantinya pemerintah menaikkan pajak yang lain atau dengan kebijakan lain yang akan memberatkan masyarakat.

"Harapannya dengan penurunan, ekonomi lebih bisa menggeliat.

Tapi, jangan sampai pengurangan ini diganti dengan kenaikan pajak atau tarikan yang lain, sebab perbaikan daya beli dibutuhkan sebagai daya ungkit ekonomi.

Sebaiknya jika ingin mengompensasi bisa lebih selektif ke produk- produk impor supaya mendorong industri dalam negeri," kata Bagong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

43 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...
Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.