Pemerintah Baru Janji Ringankan Beban Pajak Rakyat
📅 Jumat, 11 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Dradjad Wibowo, mengungkapkan rencana untuk menurunkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) badan dari 22 persen menjadi 20 persen.
Rencana itu dimaksudkan agar PPh badan ke depan tidak terlalu memberatkan rakyat.
Dradjad usai mengikuti sebuah dialog di Jakarta, Rabu (9/10), mengatakan keputusan final mengenai besaran penurunan belum final lantaran masih akan mempertimbangkan kinerja penerimaan negara.
"Ini belum spesifik, masih keinginan.
Tapi, kami memang menginginkan suatu saat bisa menurunkan PPh badan," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rencana itu muncul di tengah keinginan pemerintah baru meningkatkan rasio pajak (tax ratio) dari 12 persen menjadi 23 persen.
Berkaitan dengan itu, dia mengatakan tarif pajak yang lebih besar tidak serta merta mendongkrak penerimaan negara.
Bisa jadi, yang terjadi justru sebaliknya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sama seperti kalau kita jualan barang.
Orang berpikir kalau harga lebih tinggi, kita dapat uang lebih banyak.
Padahal bisa saja harganya makin tinggi, orang tidak mau beli.
Akhirnya jeblok penerimaan kita.
Sama dengan itu," terang Dradjad.
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan pemerintahan Prabowo berencana menurunkan PPh Badan menjadi 20 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!