Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB dan Organisasi Kemanusiaan Desak Gencatan Senjata di Gaza

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 00:03 WIB | Oleh:
PBB dan Organisasi Kemanusiaan Desak Gencatan Senjata di Gaza Doc: Antara/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Ket. Bangunan yang hancur di Khan Younis, Gaza, (6/10/2024).

JENEWA - Badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan beberapa organisasi kemanusiaan internasional pada hari Senin (7/10) memperingati setahun pecahnya konflik Gaza yang sedang berlangsung, dengan menyerukan gencatan senjata sesegera mungkin dan mengintensifkan upaya kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dikutip dari Antara, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atauUnited Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA), menyoroti dampak buruk dari konflik itu.

Penjabat Koordinator Bantuan Darurat PBB,Joyce Msuya, mendeskripsikan krisis kemanusiaan itu sebagai tidak terbayangkan.

Dalam pernyataannya, OCHA memerinci berbagai konsekuensi bencana dari operasi militer Israel di Gaza dan memaksa hampir seluruh penduduk harus mengungsi.

Msuya mendesak masyarakat internasional untuk menekan semua pihak yang terlibat agar mematuhi hukum humaniter internasional, memastikan pembebasan sandera, melindungi warga sipil, dan menjamin keselamatan para pekerja kemanusiaan.

Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) menggaungkan seruan untuk martabat manusia dan tindakan segera. Dalam pernyataannya, ICRC mendeskripsikan setahun terakhir ini sebagai tahun kehilangan dan penderitaan, yang menyoroti dampak konflik sangat besar yang dirasakan banyak keluarga.

Organisasi itu menekankan sangat perlunya bagi semua pihak untuk mematuhi hukum humaniter internasional, seraya menegaskan bahwa kepatuhan tersebut sangat penting untuk mengurangi penderitaan manusia dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih damai

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies/IFRC) melaporkan bahwa 27 staf dan relawannya telah tewas akibat konflik yang masih berlangsung. IFRC juga menyerukan agar kekerasan segera diakhiri, seraya menekankan bahwa perikemanusiaan harus menang.

Selain itu, organisasi itu juga mendesak penghentian permusuhan dan dikembalikannya semua sandera dengan selamat.

Bersama-sama, organisasi-organisasi di atas menekankan bahwa bantuan kemanusiaan tidak dapat menggantikan kemauan politik yang dibutuhkan untuk perdamaian yang langgeng. Mereka menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk memprioritaskan nyawa dan martabat manusia dalam menyelesaikan konflik.

Memperingati satu tahun konflik Gaza, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dalam pesannya pada Senin (7/10) menyerukan perdamaian di Timur Tengah.

"Hari ini menandai satu tahun sejak peristiwa mengerikan pada 7 Oktober ketika Hamas melancarkan serangan teror skala besar ke Israel yang menewaskan lebih dari 1.250 warga Israel dan warga negara asing, termasuk anak-anak dan perempuan," kata Guterres dalam pesan video tersebut.

Lebih dari 250 orang diculik dan dibawa ke Gaza, termasuk banyak perempuan dan anak-anak, katanya.

"Ini merupakan hari bagi komunitas global untuk mengulangi dengan suara lantang kecaman kita terhadap tindakan keji Hamas, termasuk penyanderaan," ujar kepala PBB itu, sembari menyatakan solidaritasnya terhadap para korban dan orang-orang yang mereka kasihi serta menuntut pembebasan semua sandera dengan segera dan tanpa syarat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.