Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati Ini Ada Peringatan dari BPOM: Empat Bahaya Meracik Skincare Sendiri Tanpa Kompetensi

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati Ini Ada Peringatan dari BPOM: Empat Bahaya Meracik Skincare Sendiri Tanpa Kompetensi Doc: ANTARA/ HO - Badan Pengawas Obat dan Makanan
Ket. Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Nurvika Widyaningrum dalam Webinar Bahaya Tersembunyi Dibalik Meracik Sendiri di Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan, terdapat empat risiko bahaya yang dapat timbul apabila meracik skincare sendiri tanpa kompetensi yang cukup dan hanya mengikuti para pemengaruh kecantikan (beauty influencer).

Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Nurvika Widyaningrum mengatakan, munculnya tren baru di media sosial dan komunitas daring yaitu "Do it yourself skincare" berupa konten tutorial meracik kosmetik sendiri dari para pemengaruh kecantikan perlu menjadi perhatian.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, Nurvika menyebut bahaya-bahaya tersebut yang pertama adalah rentan kontaminasi mikroba seperti bakteri, jamur, dan lainnya.

"Kedua, reaksi alergi dan iritasi kulit yang parah. Ketiga, ketidakcocokan bahan aktif bisa menyebabkan reaksi buruk pada kulit," dia menambahkan.

Keempat, dia menuturkan, kosmetik racikan tidak melalui uji laboratorium yang memastikan kestabilan, keamanan, dan efektivitasnya.

Nurvika menjelaskan, meracik perawatan kulit sendiri tengah menjadi tren di kalangan remaja, karena sejumlah faktor seperti pengaruh media sosial dan keinginan untuk mendapatkan hasil instan. Alih-alih ingin tampil cantik, katanya, perilaku ini justru membahayakan kesehatan kulit.

Menurutnya, publik harus cermat dan bijak dalam menggunakan kosmetik sesuai komposisi, kegunaan, dan cara pakainya, dan tidak meracik kosmetik sendiri tanpa memiliki kompetensi yang cukup.

Dalam keterangan yang sama, dokter spesialis kulit Fitria Agustina mengingatkan bahwa racikan skincare yang tidak memenuhi ketentuan berisiko menimbulkan efek samping serius dan kerusakan kulit jangka panjang.

"Efek sampingnya kulitnya bisa merah, kering, atau sensitif terjadi iritasi dan kadang-kadang karena adanya reaksi radang atau inflamasi, efek akhirnya terjadi hiperpigmentasi. Malah yang tadinya kulit ingin glowing jadi bercak-bercak hitam," Fitria menuturkan.

Selain itu, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Utama BPOM Mayagustina Andarini mengajak publik untuk melakukan edukasi kepada kerabat di sekitarnya agar berhati-hati membeli kosmetik.

Maya mengatakan, untuk meracik skincare butuh pengalaman dan keahlian. Selain itu, katanya, jika skincare racikan diperjualbelikan maka melanggar peraturan, karena kosmetik yang diedarkan harus memiliki izin edar atau notifikasi dari BPOM.

"Apakah semua menjadi ahli? Kalau semuanya ahli itu akan bermanfaat, tetapi kita kan hanya mencari jalan pintas untuk merata dijual. Kalau yang enggak dijual itu risiko anda sendiri, tapi kalau dijual sudah melanggar peraturan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.