Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bea Cukai Nunukan Sediakan Layanan QRIS untuk Pembayaran Pajak dan IMEI

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 06:10 WIB | Oleh:
Bea Cukai Nunukan Sediakan Layanan QRIS untuk Pembayaran Pajak dan IMEI Doc: ANTARA/Agus Salam
Ket. Kapal feri yang melayani lintas negara dari Nunukan, Indonesia ke Tawau, Sabah, Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara.

NUNUKAN - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Nunukan, Kalimantan Utara, menyediakan fasilitas pembayaran nontunai menggunakan QRIS di Pelabuhan Tunon Taka, Kamis (16/7). Langkah inovatif ini diterapkan guna mempermudah serta mempercepat proses administrasi pembayaran bea masuk, pajak impor, hingga registrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) bagi para penumpang, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba dari Malaysia.

“Khususnya penggunaan QRIS, kita sediakan sejak Mei 2026. Tujuannya untuk mempermudah pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor, termasuk registrasi IMEI,” ujar Pejabat Fungsional Bea Cukai Nunukan Iman Hakiki Nurifa di Nunukan, Kamis.

Jadi, lanjut Iman, layanan nontunai di Pelabuhan Tunon Taka tersebut disediakan agar saat pembayaran bea masuk dan pajak tidak perlu lagi mencari anjungan tunai mandiri (ATM).

“Jadi di Pelabuhan Tunon Taka sudah bisa menggunakan QRIS, karena kita ingin mempermudah transaksi keuangan, khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari Malaysia,” katanya.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2025, kata dia, ada pembebasan bea masuk untuk barang pribadi penumpang dengan nilai free on board (FOB)tidak melebihi USD 500. Jika melebihi, maka membayar bea masuk.

“Dengan adanya layanan nontunai, jika barang bawaan melebihi batas pembebasan USD 500, cukup scan menggunakan QRIS, mobile banking, atau dompet digital dan tidak perlu lagi ke ATM,” ujar dia.

Iman menegaskan, Bea Cukai Nunukan tetap melayani transaksi dengan tunai, namun pihaknya lebih mengutamakan transaksi dengan nontunai.

“Kita tetap melayani secara tunai, tapi kalau ada QRIS dan mobile banking, kami mengutamakan pembayaran nontunai,” katanya.

Terkait masuk dan keluarnya orang dari Indonesia dan Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka, kata Iman, dalam setiap hari ada kapal yang berangkat dan tiba dari Pelabuhan Tunon Taka ke Tawau, Sabah Malaysia. Karena itu, dengan adanya transaksi nontunai, bisa mempercepat layanan.

“Untuk Senin-Sabtu, sebanyak lima kapal dan khusus Minggu satu kapal. Satu kapal itu penumpangnya sekitar 100 orang. Itu kalau penuh ya. Rata-rata lima kapal, paling sedikit empat atau tiga. Ada sekitar 500 orang masuk dan juga 500 keluar di sini,” katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pemkot Kembali Gelar Bandun...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.