Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Polres Pamekasan Bantu Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Polres Pamekasan Bantu Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA/HO-Polres Pamekasan
Ket. Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyalurkan bantuan air bersih secara simbolis, Rabu (18/9/2024).

Pamekasan - Aparat Polres Pamekasan, Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan di wilayah itu, Rabu.

"Selain merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang tinggal di desa terdampak kekeringan, bantuan ini juga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Lalu Lintas," kata Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawandi Pamekasan, Rabu.

Bakti sosial dalam bentuk penyaluran bantuan air bersih ini menyasar beberapa desa di Kabupaten Pamekasan, di antaranya Desa PagagandanMajungan, Kecamatan Pademawu, serta Desa Polagan, Kecamatan Galis.

Bantuan air bersih kali ini enam truk tangki yang masing-masing berisikan 8.000 liter air bersih.

Pihaknya berharap bakti sosial itu meringankan beban masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih, sekaligus menjadikan motivasi bagi pihak lainnya untuk saling tolong-menolong antarsesama.

"Ini juga bisa menjadi motivasi masyarakat untuk saling tolong-menolong yang pada akhirnya juga menciptakan kondisi kamtibmas yang semakin kondusif," katanya.

Penerima bantuan mengaku senang atas kepedulian polisi membantu menyalurkan air bersih tersebut.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini 75 desa tersebar di 10 kecamatan.

"Jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih kali ini bertambah dibanding tahun lalu yang hanya 72 desa," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten PamekasanAkhmad Dhofir Rosidi.

Jenis kekeringan yang terjadi di Pamekasan selama ini ada dua, yakni kekeringan langka dan kekeringan kritis.

Kekeringan kritis terjadi karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari. Jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan air bersih sejauh 3 kilometer bahkan lebih.

Hal yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter per orang per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat sekitar 0,5 hingga 3 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.