Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuliner Khas Madura: Nasi Serpang Bangkalan, Apa Bedanya dengan Nasi Campur?

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 05:10 WIB | Oleh:
Kuliner Khas Madura: Nasi Serpang Bangkalan, Apa Bedanya dengan Nasi Campur? Doc: Istimewa
Ket. Nasi Serpang memiliki beragam rasa, mulai dari gurih, pedas, manis hingga cita rasa rempah yang kuat. Hidangan ini umumnya disajikan sejak pagi dan menjadi salah satu pilihan sarapan masyarakat Bangkalan.

Jika berkunjung ke Bangkalan, Madura, Jawa Timur, ada satu kuliner khas yang layak dicoba sejak pagi, yakni Nasi Serpang. Hidangan ini dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional Bangkalan dengan ciri khas berupa nasi putih yang disajikan bersama beragam lauk dalam satu porsi.

Salah satu jujugan yang populer dapat dijumpai di warung Nasi Serpang, Jalan Trunojoyo, Bangkalan. Lauknya cukup beragam. Dalam satu porsi, biasanya lauk  didominasi produk laut, seperti pepes ikan tongkol, telur asin, kerang, dendeng sapi, krecek, soun, peyek udang atau kacang, serundeng, serta sambal. Komposisinya dapat berbeda antara penjual satu dengan lainnya.

Perpaduan lauk tersebut membuat satu porsi Nasi Serpang memiliki beragam rasa, mulai dari gurih, pedas, manis hingga cita rasa rempah yang kuat. Hidangan ini umumnya disajikan sejak pagi dan menjadi salah satu pilihan sarapan masyarakat Bangkalan.

Berbeda dengan Nasi Campur Madura

Sekilas, Nasi Serpang memang terlihat mirip dengan nasi campur Madura karena sama-sama menyajikan nasi dengan sejumlah lauk dalam satu porsi. Namun, keduanya memiliki karakter yang berbeda.

Nasi campur Madura umumnya lebih fleksibel dalam pilihan lauk. Komposisinya dapat berupa nasi putih dengan lauk seperti daging sapi, ayam, telur, serundeng, sambal, dan berbagai pelengkap lainnya, didominasi oleh produk peternakan. Isi dan racikannya juga sangat bergantung pada penjual.

Sementara itu, Nasi Serpang memiliki komposisi lauk yang lebih khas dan identik dengan perpaduan hasil laut serta lauk berbahan daging. Pepes ikan tongkol, kerang, peyek udang, telur asin, dendeng sapi, dan sambal menjadi beberapa unsur yang kerap ditemukan dalam Nasi Serpang.

Karena itu, pembeda utamanya bukan sekadar jumlah lauk, melainkan karakter dan komposisi lauk yang menjadi identitas Nasi Serpang. Unsur hasil laut yang berpadu dengan lauk daging membuat hidangan khas Bangkalan ini memiliki karakter tersendiri dibandingkan nasi campur Madura pada umumnya.

Nama Serpang sendiri merujuk pada asal-usul hidangan tersebut. Nasi Serpang dikenal berasal dari kawasan Serpang di Bangkalan dan menjadi bagian dari kuliner tradisional masyarakat Madura.

Bagi pencinta kuliner tradisional, Nasi Serpang menawarkan pengalaman menikmati berbagai lauk dalam satu porsi, dengan perpaduan cita rasa darat dan laut yang menjadi ciri khasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Turu...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.