Polusi Cahaya Meningkatkan Risiko Alzheimer pada Kaum Muda
📅 Minggu, 15 Sep 2024, 15:00 WIB | Oleh: Rivaldi Dani RahmadiClaire Sexton, DPhil, yang menjabat sebagai direktur senior program ilmiah dan penjangkauan di Alzheimer's Association mengatakan, makalah baru ini hanya memperhitungkan paparan cahaya malam hari di luar ruangan, bukan di dalam ruangan, yang juga dapat menyebabkan kurang tidur. Meskipun tidak diteliti dalam makalah ini, cahaya biru dari elektronik mungkin merupakan sumber masalah utama dalam hal tidur, menurut penulis studi.
"Cahaya biru meningkatkan kewaspadaan dan terjaga. Ketika Anda menggunakan perangkat elektronik di malam hari, hal tersebut dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk tidur. Sebagian besar ponsel dan komputer memiliki pengaturan untuk memblokir cahaya biru pada malam hari," tutur Hara.
Sexton, yang tidak terlibat dalam penelitian terbaru ini, menekankan bahwa penelitian ini "sangat luas dan tidak spesifik," dan tidak menunjukkan bahwa polusi cahaya menyebabkan penyakit Alzheimer.
"Diperlukan lebih banyak penelitian lagi sebelum kesimpulan dapat dibuat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!