Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pria Prancis Bius Istri untuk Diperkosa 51 Orang

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 12:07 WIB | Oleh:

Selama wawancara dengan polisi, yang rinciannya disertakan dalam tinjauan kasus oleh hakim investigasi, Pelicot mengatakan bahwa ia mulai membius istrinya agar ia dapat melakukan sesuatu kepadanya, dan mendandaninya dengan sesuatu, yang biasanya ditolak oleh istrinya. Kemudian ia mulai mengundang orang lain untuk berpartisipasi. Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah meminta atau menerima uang.

Laporan hakim investigasi menyatakan, ia bertemu dengan sebagian besar pria itu di ruang obrolan di situs web Prancis yang terkenal dan tidak dimoderasi yang terlibat dalam lebih dari 23.000 kasus polisi di Prancis saja dari tahun 2021 hingga 2024. Situs web itu akhirnya ditutup dan pemiliknya ditangkap pada bulan Juni setelah penyelidikan selama 18 bulan yang dilakukan di seluruh Eropa.

Selama bertahun-tahun, Pelicot mengatakan kepada polisi, ia membuat peraturan bagi para pengunjung untuk memastikan bahwa istrinya tidak terbangun: tidak merokok atau memakai parfum; menanggalkan pakaian di dapur; menghangatkan tangan di bawah air panas atau di radiator, sehingga sentuhan dingin mereka tidak akan mengejutkannya. Di akhir setiap malam, menurut laporan hakim investigasi, ia membersihkan tubuh istrinya.

Dari 83 tersangka, polisi mengidentifikasi dan mendakwa 50 orang.

Hanya satu dari pria tersebut yang tidak didakwa atas pemerkosaan, penyerangan, atau percobaan pemerkosaan terhadap istri Pelicot. Sebaliknya, pria tersebut didakwa mengikuti model yang sama, dan membius istrinya sendiri untuk memperkosanya. Pelicot juga didakwa atas pemerkosaan terhadap istri pria tersebut saat ia dibius.

Lima pria tersebut juga menghadapi dakwaan memiliki gambar pelecehan seksual anak.

Pelicot juga sedang diselidiki atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita berusia 23 tahun pada tahun 1991 dan percobaan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 19 tahun pada tahun 1999. Ia mengakui percobaan pemerkosaan tersebut, menurut Florence Rault, pengacara yang mewakili para korban dalam kedua kasus tersebut, tetapi menyangkal keterlibatan apa pun dalam pembunuhan pada tahun 1991 tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.