Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga BBM Naik: Dua Negara Bagian Australia Gratiskan Transportasi Publik

📅 Senin, 30 Mar 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Harga BBM Naik: Dua Negara Bagian Australia Gratiskan Transportasi Publik Doc: Istimewa

ISTANBUL - Dua pemerintah negara bagian di Australia, Victoria dan Tasmania, Minggu (29/3), mengumumkan pembebasan biaya transportasi publik karena tingginya harga bahan bakar yang dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.

SBS News melaporkan bahwa Perdana Menteri (PM) Victoria Jacinta Allan mengatakan pemerintahnya akan membebaskan seluruh biaya transportasi publik selama satu bulan mulai Selasa (31/3). Langkah itu diambil agar transportasi umum lebih terjangkau bagi masyarakat di tengah lonjakan harga bahan bakar.

Sementara itu, di Tasmania, kebijakan transportasi umum gratis berlangsung lebih lama dari Victoria, yakni selama tiga bulan. Warga Tasmania dapat menggunakan bus dan feri secara gratis hingga 30 Juni.

Namun demikian, kedua negara bagian itu tidak menjelaskan apakah kebijakan tersebut akan berlaku selamanya.

Sebaliknya, New South Wales, Western Australia, Queensland, dan South Australia menolak memberlakukan langkah tersebut karena mereka sedang fokus pada bentuk bantuan terhadap biaya hidup lain.

Menurut Institut Perminyakan Australia (AIP), harga minyak bumi di Australia telah mencapai rekor kenaikan 27 persen sejak pecahnya konflik di Timur Tengah.

Dalam perkembangan terkait, PM Australia Anthony Albanese, Sabtu (28/3), mengumumkan bahwa pemerintahnya akan menanggung belanja produk-produk penting yang terdampak konflik tersebut, di bawah langkah-langkah keamanan bahan bakar baru.

Pada Senin (30/3), Albanese akan bertemu dengan para pemimpin negara bagian dan wilayah di Australia untuk membahas langka lebih lanjut guna mencegah kekurangan bahan bakar.

Eskalasi regional terus berlanjut sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran membalas dengan melancarkan serangan drone dan rudal terhadap Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk, yang menampung aset militer milik Amerika, hingga menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.