Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jabar Gandeng Kedubes Inggris untuk Dukung Industri Kreatif

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jabar Gandeng Kedubes Inggris untuk Dukung Industri Kreatif Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey saat memberikan paparan pada kegiatan Connecti:City 2024 'Creative Diplomacy' dibuka di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (22/8/2024).

Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggandeng Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste dalam mengembangkan industri ekonomi kreatif untuk memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing dan membuka peluang baru bagi para pelaku industri.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan Inggris merupakan satu di antara negara yang telah berhasil dalam menggerakkan industri ekonomi kreatifnya.

"Kenapa kita kerja sama dengan Inggris? Karena mereka adalah negara yang berhasil di bidang ekonomi kreatifnya. Kita tahu di Bandung banyak kegiatan kreatif yang harus dikembangkan," kata Bey di Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Bey menyebutkan bahwa diplomasi pada bidang ini juga menjadi bagian dari upayanya untuk memperkenalkan budaya dan para pelaku industri ekonomi di Jawa Barat.

"Semoga kolaborasi dan ide yang tertuang di sini dapat terus berlanjut dan dikembangkan untuk menggerakkan perekonomian," katanya.

Lebih lanjut, Bey mengatakan pihaknya terus mendorong kegiatan di industri kreatif khususnya aplikasi, game dan animasi antara Jawa Barat dan Inggris yang diharapkan dapat mendukung produk karya bangsa.

"Jadi dengan adanya acara ini, saling menguntungkan, kami sangat senang," kata Bey.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey mengaku senang dengan pertemuan hari ini.

Menurutnya, ada banyak ide dan ambisi antara seni kreatif dan ekonomi yang terbaik ditemukan di Jawa Barat.

"Selama ini negara Inggris sudah dukung dan bekerja sama dengan 20 seni kreatif di Jawa Barat. Kami juga membuat komitmen memproduksi kebijakan publik yang baik untuk industri kreatif di Jawa Barat," kata Dominic.

Dia menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa Inggris siap berkontribusi dalam pengembangan berbagai sektor di Jawa Barat, termasuk seni, pendidikan dan industri kreatif.

Melalui kolaborasi ini, kata dia, diharapkan produk-produk kreatif Jawa Barat dapat semakin dikenal di pasar internasional, dan sektor pendidikan serta infrastruktur di Jawa Barat dapat terus berkembang.

"Saya harap hubungan antara ekonomi kreatif Jabar dan negara saya membawa pada ekonomi kreatif yang lebih baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.