Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Memburuk di Bangladesh Tenggara Memutus Akses 1,5 Juta Warga

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Memburuk di Bangladesh Tenggara Memutus Akses 1,5 Juta Warga Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Banjir di Bangladesh.

Dhaka - Situasi banjir di Bangladesh tenggara semakin memburuk akibat hujan yang terus-menerus dan naiknya permukaan sungai hingga memutus akses jalan ke lebih dari 1,5 juta orang yang terdampak.

Jalan raya dan jalan tol yang menghubungkan distrik Feni, Cumilla, dan Noakhali sepenuhnya terendam banjir, membuat wilayah itu terlihat seperti pulau-pulau.

Pasukan Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) aktif bekerja untuk membantu mereka yang terdampak di daerah-daerah tersebut.

Di Cumilla, permukaan air di sungai Gumti dan Muhuri naik secara signifikan akibat hujan lebat dan pembukaan pintu air di Danau Dumber di Tripura, India, menurut sumber dari Badan Pengembangan Air Bangladesh kepada Anadolu pada, Rabu.

Selain itu, permukaan air di sungai Kushiyara, Manu, Dhalai, Khowai, Muhuri, Feni, Gumti, dan Halda sudah melampaui tingkat bahaya, tambah sumber tersebut.

Di beberapa daerah, termasuk distrik Hobiganj di bagian timur laut Bangladesh, ketinggian air telah mencapai level yang belum pernah terlihat dalam 50 tahun terakhir, menurut data dari Pusat Prakiraan dan Peringatan Banjir Badan Pengembangan Air Bangladesh (FFWC).

FFWC menyatakan bahwa permukaan air Sungai Gumti di distrik Cumilla mungkin akan melebihi tingkat bahaya dalam 24 jam ke depan, yang berpotensi menyebabkan banjir jangka pendek di daerah rendah sekitarnya.

Departemen Meteorologi Bangladesh memperkirakan hujan sedang hingga lebat akan turun di wilayah tenggara dan timur, serta daerah hulu yang berdekatan, selama 24 jam ke depan.

Insinyur Eksekutif FFWC, Sarder Udoy Raihan, mengatakan kepada Anadolu, "Saat ini, lima distrik menghadapi banjir mendadak, dan permukaan sungai di wilayah ini diperkirakan akan tetap di atas tingkat bahaya selama 24 jam ke depan."

Raihan menambahkan bahwa situasi banjir mungkin akan membaik dalam waktu sekitar tiga hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.