Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan IKN Terus Berlanjut Hingga 2045

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Penyuluhan dilakukan sebagai upaya meningkatkan hasil produk dan kualitas produk pangan. Selain itu, petani di Kabupaten Penajam Paser Utara juga diberikan edukasi atau pendidikan untuk menerapkan sistem pertanian organik.

Kualitas Udara Bagus

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencermati indeks kualitas udara di IKN Kalimantan Timur yang berada pada skala 6 atau pada kondisi baik. "Saya cek di IKN berapa air quality indexnya, hanya 6.

Padahal kendaraannya belum listrik. Kalau kendaraannya listrik, mungkin jadi nol," kata Presiden Jokowi dalam acara Pengarahan Presiden kepada Kepala Daerah Seluruh Indonesia di IKN, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (13/8). Seperti dikutip dari Antara, Presiden Jokowi menyampaikan di Singapura kualitas udara berada di skala 53. Sementara kondisi udara baik berada pada skala 0-50.

Peneliti Pusat Riset Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana, Bengkayang Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut menuturkan, suksesnya penyelenggaraan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 RI di IKN merupakan tanda bahwa IKN layak untuk diteruskan.

"Kesuksesan perayaan HUT di IKN merupakan simbol bahwa kita memiliki kemampuan membangun ibu kota sendiri dengan segala sumber daya yang dimiliki. Ini pesan kepada dunia,"tegas Siprianus.

Sebab itu, merupakan tanggung jawab Pemerintah selanjutnya untuk meneruskan pembangunan IKN agar di usia emas nanti (2045), semuanya sudah tuntas dibangun. "Itu kado di usia emas RI,"papar Siprianus.

Terkait sektor pertanian, Siprianus mengatakan pembangunan IKN tentu tidak hanya sebatas pembangunan fisik berupa gedung tetapi juga melibatkan banyak sektor lain sebagai penopang akan keberlanjutan IKN.

Dia pun berharap target peningkatan hasil pertanian pada daerah sekitar IKN harus menjadi prioritas agar kebutuhan pangan bisa terpenuhi dari hasil pangan lokal Kalimantan.

Sementara Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan, rencana pemerintah menyiapkan Kabupaten Penajam sebagai tumpuan pangan IKN menunjukkan persiapan yang matang dalam mewujudkan megaproyek tersebut.

"Dengan adanya daerah tumpuan pangan, otomatis kebutuhan bahan pokok IKN sebagai pusat pemerintahan yang strategis akan terjamin. Dengan jarak Penjaam yang dekat juga akan menekan harga sehingga penghuni IKN dapat memenuhi kebutuhannya dengan harga yang terjangkau. Dan tentunya kalau produksi di sana surplus akan menjadi sentra pertanian baru yang dapat menjadi roda pengerak sekaligus pemerataan ekonomi daerah di luar Jawa," tutup Surokim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.