Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Bergejolak, Pemerintah Pasang Radar untuk Cegah Gelombang PHK

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Bergejolak, Pemerintah Pasang Radar untuk Cegah Gelombang PHK Doc: ANTARA FOTO/ Mohammad Ayudha.
Ket. Ilustrasi - Buruh dan karyawan Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terkena PHK di Sukoharjo, Jawa Tengah.

JAKARTA – Mitigasi pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas ketenagakerjaan di tengah tekanan ekonomi dan dinamika industri.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja, tetapi juga pada keberlanjutan usaha melalui penyesuaian beban operasional, peningkatan produktivitas, dan optimalisasi jam kerja.

Pendekatan yang dilakukan umumnya mencakup dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk mencari solusi alternatif sebelum PHK ditempuh, seperti pengurangan jam kerja, redistribusi tugas, hingga pelatihan ulang (reskilling) agar tenaga kerja tetap relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, insentif fiskal dan dukungan likuiditas bagi perusahaan juga berperan penting dalam menjaga daya tahan usaha.

Dengan strategi mitigasi yang tepat, PHK dapat diminimalkan sehingga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan perlindungan tenaga kerja tetap terjaga.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pemerintah melakukan peninjauan (monitoring) terkait potensi dan upaya mitigasi pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada beberapa sektor industri.

“Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya kita di Dirjen Jamsos PHI (Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), kita terus melakukan monitoring. Jadi kita punya semacam dasbor untuk kemudian melihat ini kondisinya yang mana, ini sekarang sedang, kemudian ada isunya itu sudah sampai di mana,” kata Menaker saat ditemui di Jakarta, Selasa (23/6).

Ia mengatakan, dalam dasbor tersebut akan terlihat potensi PHK beserta upaya penyelesaian yang kemudian akan direkomendasikan.

“Jadi ada beberapa yang kalau masih dalam taraf ada ancaman atau risiko PHK, ada yang kemudian kita minta penyelesaiannya masih bersifat bipartit, ada yang kemudian memang mediator kita harus turun, ada yang kemudian kita harus advokasi dengan kementerian-kementerian lain karena bisa jadi itu adalah dampak dari kebijakan,” ujarnya pula.

Lebih lanjut, Menaker Yassierli memberikan contoh salah satu pabrik keramik di Bekasi, Jawa Barat, terancam tutup dan melakukan PHK terhadap lebih dari 50 ribu orang pekerja akibat kenaikan harga gas industri.

Hal itu menyusul laporan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea yang dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa setidaknya 7-10 hari ke depan akan terjadi PHK di salah satu pabrik keramik terbesar di Bekasi.

“Contoh kan tadi satu terkait dengan industri keramik, adanya kelangkaan gas dan seterusnya dan itu berpotensi (perusahaan melakukan PHK),” kata dia lagi.

Selain itu, ia juga menanggapi adanya potensi PHK terhadap ribuan pekerja pada dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur.

Yassierli mengatakan pemerintah siap untuk mencari jalan tengah dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Juara US Open, Rybakina Kok...
Rona
Tips Memotivasi Karyawan ya...
Olahraga
Arsenal Melanjutkan Awal Se...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.