NATO Tingkatkan Kehadiran AL di Pasifik Barat
📅 Senin, 19 Agu 2024, 02:40 WIB | Oleh: Ilham SudrajatNATO telah mewaspadai konfrontasi dengan Tiongkok, tetapi ketegangan meningkat pada tahun 2024 ketika NATO menyebut Beijing sebagai pihak yang memungkinkan invasi Russia ke Ukraina, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Tiongkok.
Pada tahun 2022, NATO untuk pertama kalinya memasukkan Tiongkok dalam dokumen strategi panduannya, dan menggambarkan negara tersebut sebagai penantang kepentingan, keamanan, dan nilai-nilai organisasi tersebut. Tiongkok, sebaliknya, mengatakan ketidakstabilan adalah akibat dari militer dari wilayah lain yang beroperasi di dekat wilayah pantainya.
Pada Juli lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, mengatakan NATO tidak boleh menciptakan kekacauan di Asia-Pasifik setelah menciptakan kekacauan di Eropa.
Sementara itu, pengerahan militer NATO di kawasan Indo-Pasifik terjadi ketika beberapa negara Eropa telah mengadopsi strategi nasional yang menekankan kepentingan mereka di kawasan tersebut, termasuk kelanjutan arus perdagangan bebas.ST/Bloomberg/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!