Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Isu Kenaikan Harga Picu Antrean BBM di Tangerang

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 17:07 WIB | Oleh:
Isu Kenaikan Harga Picu Antrean BBM di Tangerang Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG — Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tangerang. Kondisi ini dipicu oleh isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat angkat bicara. Perusahaan memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, menegaskan pasokan BBM di wilayah Jawa bagian Barat dalam kondisi terjaga. Ketersediaan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Pertamina bersama pemerintah terus bersinergi dan berkoordinasi guna menjamin distribusi BBM tetap lancar.

Selain itu, Pertamina mendukung imbauan pemerintah agar masyarakat bijak dalam menggunakan energi. Masyarakat diminta membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan penimbunan.

Menurut dia, tindakan penimbunan dapat mengganggu rantai pasokan yang telah direncanakan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas.

Susanto juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi. Ia menegaskan bahwa kabar mengenai proyeksi kenaikan harga BBM per 1 April tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Belum. Sampai saat ini belum ada informasi resmi terkait harga BBM per 1 April,” ujar dia.

Salah satu warga Kota Tangerang, Djarkasih, mengaku sengaja mengisi BBM lebih awal. Ia khawatir harga akan naik dalam waktu dekat.

“Saya rela antre panjang karena takut harganya naik. Lumayan kalau beli saat harganya masih normal,” ujar dia, Selasa (31/3) malam. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.