Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wabah Mpox Tewaskan 548 Orang di Kongo Sejak Awal 2024

📅 Jumat, 16 Agu 2024, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wabah Mpox Tewaskan 548 Orang di Kongo Sejak Awal 2024 Doc: LE MONDE/AP/MOSES SAWASAWA
Ket. Staf medis berbincang di rumah sakit umum di Goma, Republik Demokratik Kongo pada 14 Agustus 2024 setelah WHO menyatakan wabah mpox di Kongo dan tempat lain di Afrika sebagai keadaan darurat global.

DR KONGO - Wabah mpox di Republik Demokratik Kongo telah menewaskan 548 orang sejak awal tahun, semua provinsi terkena dampak virus tersebut, kata menteri kesehatan pada hari Kamis dalam sebuah pernyataan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Rabu (14/8) menyatakan lonjakan mpox di Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat global, khawatir dengan peningkatan kasus di DRC dan penyebaran ke negara-negara tetangga.

"Menurut laporan epidemiologi terbaru, negara kita telah mencatat 15.664 kasus potensial dan 548 kematian sejak awal tahun," kata Menteri Kesehatan Samuel-Roger Kamba dalam pesan video terpisah yang dilihat AFP pada hari Kamis (15/8).

Republik Demokratik Kongo terdiri dari 26 provinsi dan berpenduduk sekitar 100 juta jiwa.

Provinsi yang paling terkena dampak adalah Kivu Selatan, Kivu Utara, Tshopo, Equateur, Ubangi Utara, Tshuapa, Mongala dan Sankuru, kata Kamba.

Keputusan badan kesehatan PBB itu muncul sehari setelah pengawas kesehatan Uni Afrika mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakatnya sendiri terkait wabah yang berkembang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.