Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Kamboja Akan Tumbuh Enam Persen pada 2024

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 01:05 WIB | Oleh:
Ekonomi Kamboja Akan Tumbuh Enam Persen pada 2024 Doc: AFP/SUY SE
Ket. Tumpukan kontainer di Terminal Kontainer Baru Pelabuhan Otonomi Phnom Penh, di Sungai Mekong, Provinsi Kandal, Kamboja. Ekonomi Kamboja diproyeksikan tumbuh 6 persen pada 2024, sedikit lebih rendah dari prediksi sebelumnya yaitu 6,6 persen.

PHNOM PENH - Menurut sebuah laporan pertengahan tahun yang dirilis pada hari Senin (12/8), ekonomi Kamboja diproyeksikan tumbuh 6 persen pada 2024, sedikit lebih rendah dari prediksi sebelumnya yaitu 6,6 persen, akibat pertumbuhan yang lebih lambat dari perkiraan di beberapa sektor, terutama konstruksi dan real estat.

Perekonomian negara di Asia Tenggara ini sebagian besar didorong oleh ekspor pakaian, alas kaki, dan perlengkapan perjalanan, serta sektor pariwisata, pertanian, konstruksi, dan real estat.

Laporan yang dirilis oleh Kementerian Ekonomi dan Keuangan Kamboja itu menyebutkan sektor industri, terutama pakaian, sepatu, dan perlengkapan perjalanan, serta sektor konstruksi diproyeksikan tumbuh 7,9 persen tahun ini.

Seperti dikutip dari Antara, sektor jasa, terutama pariwisata, transportasi dan telekomunikasi, perdagangan, dan real estat, diperkirakan akan naik 5,8 persen, sementara sektor pertanian diperkirakan akan naik 0,7 persen.

Sektor konstruksi diperkirakan akan pulih dengan laju lambat sebesar 1,1 persen, sedangkan real estat diperkirakan akan tumbuh 1,2 persen.

Pertumbuhan Tercepat

Hoe Ee Khor, Kepala Ekonom di Kantor Riset Ekonomi Makro Asean Plus Tiga (Asean+3 Macroeconomic Research Office/AMRO), mengatakan Kamboja masih menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di kawasan itu.

"Sektor konstruksi mungkin mengalami laju pemulihan yang lebih lambat, dengan pertumbuhan yang berpotensi gagal mencapai level prapandemi akibat penurunan berkepanjangan di sektor real estat," katanya kepada Xinhua melalui surel.

Menurut Khor, dorongan dalam investasi infrastruktur akan secara parsial mengimbangi lemahnya sektor real estat.

Untuk memacu pertumbuhan ekonomi di negara ini, Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, pada Senin (5/8), meluncurkan proyek senilai 1,7 miliar dollar AS (27,5 triliun rupiah) yang bertujuan untuk menghubungkan Sungai Mekong, sungai terpanjang di Asia Tenggara, menuju laut di Teluk Thailand.

"Kanal Funan Techo akan membantu Kamboja memperkuat kemandirian politik dalam bidang transportasi air yang tidak akan mengganggu lingkungan dan aliran Sungai Mekong," kata Hun Manet pada upacara peletakan batu pertama seperti dikutip harian Khmer Times.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.