873 Hektare Tanaman Padi di Lebak Terancam Kekeringan
📅 Jumat, 09 Agu 2024, 00:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SBegitu juga Yasin (55 tahun), petani di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, mengaku mereka petani di blok sini untuk mengatasi kekeringan dengan menggunakan pompa untuk menyedot air dari Sungai Ciujung.
Sebab, hingga kini bantuan pompa dari pemerintah setempat belum ada, sehingga petani secara mandiri. "Kami menggunakan pompa dengan kapasitas empat inci dan bisa mengaliri lima hektare," katanya.
Menurut dia, dipastikan biaya produksi tanaman padi pada musim kemarau meningkat hingga bisa mencapai 13 juta rupiah dari sebelumnya delapan juta rupiah/hektare.
Biaya produksi itu tentu petani menanggung sendiri agar tidak terjadi gagal panen. "Kami berharap tanaman padi seluas dua hektare bisa dipanen pada awal November 2023 dengan pompa itu," kata Yasin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!