Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota KKB Terduga Penembak ASN Dinas Pertanian Berhasil Ditangkap Satgas Cartenz

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Anggota KKB Terduga Penembak ASN Dinas Pertanian Berhasil Ditangkap Satgas Cartenz Doc: Istimewa
Ket. Saat diamankan, petugas menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 milimeter yang disimpan di dalam noken.

JAYAPURA - Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo menangkap NB yang disebut sebagai anggota KKB Batalyon Yamue Kodap XVI Yahukimo yang diduga terlibat penembakan ASN di Dekai, Papua Pegunungan.

"NB yang merupakan anggota KKB pimpinan Kopitua Heluka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan terkait penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo di Jayapura, Rabu (23/9).

NB ditangkap pada Selasa (22/9) di sekitar Ruko Blok A dan B, Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.

Saat diamankan, petugas menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 milimeter yang disimpan di dalam noken.

Yusuf mengatakan NB diduga terlibat dalam dua aksi penembakan yang terjadi di wilayah hukum Polres Yahukimo pada 27 April 2026.

Aksi pertama berupa penembakan terhadap mobil Grand Max berwarna putih yang menyebabkan salah seorang penumpangnya, Ronal Kaligis, meninggal dunia. Korban merupakan konsultan BPKAD yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Yahukimo.

Aksi lainnya berupa penembakan terhadap mobil Toyota Fortuner berwarna silver. Kedua penembakan tersebut terjadi di jembatan Jalan Kurima, tepatnya di jembatan Kali Biru, Dekai.

"Dua kasus penembakan itu terjadi di jembatan Jalan Kurima, tepatnya di jembatan Kali Biru, Dekai," kata Yusuf.

Menurut dia, proses penegakan hukum dilakukan secara terukur terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana.

"Penegakan hukum dilakukan terhadap mereka yang diduga terlibat dalam suatu tindak pidana dan dilakukan tepat sasaran guna menghindari jatuhnya korban dari masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam tindak pidana," kata Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.