Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Cemaskan Ekonomi Global

📅 Senin, 05 Agu 2024, 10:57 WIB | Oleh:
Investor Cemaskan Ekonomi Global Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah pada awal pekan ini. Selain dampak gejolak ekonomi global, data pertumbuhan ekonomi nasional yang melambat pada triwulan II-2024 bIsa menjadi sentimen negatif bagi rupiah.

Analis Pasar Mata Uang, Lukman Leong melihat pergerakan rupiah akan dipengaruhi hasil rilis data tenaga kerja Amerika Erikat (AS) atau Non-Farm Payrolls (NFP). Selain itu, lanjutnya, adanya kekhawatiran ekonomi global dapat membuat rupiah berbalik melemah.

Dari dalam nwgeri, Lukman melihat investor tengah mengantisipasi data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2024, yang diperkirakan tumbuh 5 persen secara tahunan (yoy) atau lebih rendah dari sebelumnya 5,11 persen.

Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (5/8), bergerak di kisaran 16.150 - 16.250 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan Jumat (2/8) sore, ditutup menguat 37 poin atau 0,23 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.200 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi di tengah penurunan inflasi domestik pada Juli 2024.

"Pada Juli 2024, terjadi deflasi bulanan sebesar -0,18 persen. Ini melanjutkan tren deflasi yang terjadi pada dua bulan sebelumnya, yaitu -0,08 persen pada Juni 2024 dan -0,03 persen pada Mei 2024," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi di Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan kondisi deflasi atau menurunnya harga barang-barang yang terjadi dalam tiga bulan berturut-turut tidak dapat disimpulkan sebagai penurunan daya beli masyarakat pada pertengahan tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.