Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Marcos Jr: Filipina Tak Bisa Menyerah dalam Perebutan Wilayah

25 Selasa, 23 Jul 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Marcos Jr: Filipina Tak Bisa Menyerah dalam Perebutan Wilayah Marcos Jr: Filipina Tak Bisa Menyerah dalam Perebutan Wilayah Doc: AFP/JAM STA ROSA
Ket. Pidato Tahunan l Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr (tengah), mendapat sambutan ketika menyampaikan pidato tahunan di Kongres di Manila pada senin (22/7). Dalam pidatonya, Presiden Marcos Jr menegaskan bahwa Filipina tidak bisa menyerah dalam sengketa wilayah setelah serangkaian konfrontasi yang meningkat dengan Tiongkok di LTS.

MANILA - Filipina tidak bisa menyerah dalam sengketa wilayah setelah serangkaian konfrontasi yang meningkat dengan Beijing di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Hal itu disampaikan oleh Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, dalam pidato kenegaraan tahunannya di hadapan Kongres pada Senin (22/7).

Manila saat ini terlibat dalam perselisihan teritorial yang sudah berlangsung lama dengan Beijing mengenai bagian-bagian jalur perairan strategis yang dilalui perdagangan bernilai triliunan dollar setiap tahunnya.

Tanpa menyebut nama Tiongkok, Presiden Marcos Jr mengatakan Filipina akan terus menemukan cara untuk meredakan ketegangan di wilayah yang diperebutkan tanpa mengorbankan posisi dan prinsip-prinsip.

"Filipina tidak boleh menyerah. Filipina tidak boleh goyah," kata Marcos Jr.

Pernyataannya muncul setelah Filipina dan Tiongkok menyetujui pengaturan sementara untuk misi pasokan bagi pasukan Filipina yang ditempatkan di Second Thomas Shoal, yang telah menjadi fokus bentrokan sengit dalam beberapa bulan terakhir.

Beijing mengklaim hampir seluruh wilayah LTS dan menegaskan pendiriannya dengan mengerahkan penjaga pantai dan kapal lain untuk berpatroli di perairan dan terumbu karang yang disengketakan.

Hubungan Filipina dengan Tiongkok bergejolak sejak Marcos Jr menjabat pada tahun 2022 dan bersumpah untuk membela klaim negaranya atas LTS.

Serangkaian bentrokan antara kapal Filipina dan Tiongkok di terumbu karang yang menjadi titik konflik telah memicu kekhawatiran akan konflik yang dapat berlarut-larut dengan melibatkan Amerika Serikat (AS) yang terikat karena perjanjian pertahanan bersama dengan Manila.

Pakta tersebut mengharuskan kedua belah pihak untuk saling membela jika terjadi serangan bersenjata terhadap kapal, pesawat terbang, militer, dan penjaga pantai dimanapun di wilayah Pasifik, yang menurut Washington DC mencakup LTS.

Filipina juga memperdalam kerja sama pertahanan dengan negara-negara lain, termasuk Australia, Prancis, dan Jepang, dalam menghadapi meningkatnya ketegasan Tiongkok di jalur perairan tersebut. Manila menandatangani pakta pertahanan penting dengan Tokyo bulan ini yang akan memungkinkan penempatan pasukan di wilayah masing-masing.

"Kami terus memperkuat postur pertahanan kami baik melalui pengembangan kemandirian dan melalui kemitraan dengan negara-negara yang berpikiran sama," kata Marcos Jr yang disambut dengan tepuk tangan meriah ketika ia menyatakan "Laut Filipina Barat adalah milik kami". Manila menyebut perairan LTS di sebelah barat negara itu sebagai Laut Filipina Barat.

Wapres Absen

Pada pidatonya, Presiden Marcos Jr juga menyoroti upaya pemerintah untuk meningkatkan pertanian, mempersiapkan bencana alam, membangun jalan raya dan jembatan, serta meningkatkan sistem pendidikan.

Ada sorakan meriah ketika ia mengumumkan larangan langsung terhadap operasi perjudianonlinedi negara tersebut, yang sebagian besar dijalankan oleh warga negara Tiongkok dan telah dikaitkan dengan penipuan, penculikan, prostitusi, penyiksaan dan pembunuhan.

Aksi-aksi tersebut berkembang pesat di bawah pemerintahan mantan Presiden Rodrigo Duterte, namun semakin banyak seruan agar aksi-aksi tersebut dilarang setelah adanya tuduhan bahwa seorang wali kota setempat memiliki hubungan dengan salah satu wali kota yang juga menjalankan pusat penipuan besar-besaran di utara Manila.

"Kami mendengar keluhan keras dari warga negara kami," kata Marcos Jr yang disambut tepuk tangan meriah. "Kita harus menghentikan masalah yang terjadi di masyarakat kita dan penyalahgunaan negara kita," imbuh dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Jadi Tuan Rumah, Depok Pede...
Olahraga
Marc Marquez Menangi Sprint...
Rona
Syuting Miami Vice '85, Mic...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.