Tiongkok Tetapkan Status Siaga Bencana Laut akibat Topan Champi
Sabtu, 24 Okt 2026, 18:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Magnific
BEIJING — Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok menetapkan status tanggap darurat bencana laut Level III. Status tersebut diberlakukan untuk Provinsi Zhejiang dan Fujian pada Jumat (23/10), dilansir dari China Daily.
Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap dampak gabungan Topan Champi dan gelombang udara dingin. Kedua fenomena tersebut meningkatkan risiko bencana di wilayah pesisir.
Pusat Prakiraan Lingkungan Laut Nasional Tiongkok juga mengeluarkan peringatan biru untuk gelombang pasang badai (storm surge) dan peringatan oranye untuk gelombang laut. Dalam sistem peringatan kelautan Tiongkok, merah merupakan tingkat tertinggi, diikuti oranye, kuning, dan biru.
Dampak gabungan topan dan udara dingin memengaruhi perairan pesisir Tiongkok pada Kamis hingga Jumat. Wilayah pesisir dari Shanghai hingga Fujian mengalami gelombang pasang badai setinggi 30 hingga 80 sentimeter.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir pesisir di wilayah terdampak. Sementara itu, wilayah selatan Laut Tiongkok Timur dilanda gelombang laut setinggi 6 hingga 9 meter.
Wilayah pesisir di bagian selatan Zhejiang dan Fujian juga mengalami gelombang dengan ketinggian mencapai 4 hingga 5 meter. Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok menginstruksikan otoritas kelautan di wilayah terdampak untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat pengamatan dan pemantauan kondisi laut. Upaya konsultasi, penilaian risiko, prakiraan cuaca laut, serta penyebaran peringatan dini juga diminta diperkuat.
Kementerian tersebut turut meminta otoritas terkait melakukan penyelidikan dan evaluasi terhadap dampak bencana. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh kondisi laut ekstrem.
Kapal dan operator maritim diperingatkan agar menghindari perairan dengan gelombang tinggi serta mengambil langkah perlindungan terhadap banjir. Sementara itu, wilayah pesisir yang berada di dataran rendah diminta memperkuat pertahanan untuk mencegah masuknya air laut ke daratan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!