Marcos Jr: Filipina Tak Bisa Menyerah dalam Perebutan Wilayah
📅 Selasa, 23 Jul 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim PenulisAksi-aksi tersebut berkembang pesat di bawah pemerintahan mantan Presiden Rodrigo Duterte, namun semakin banyak seruan agar aksi-aksi tersebut dilarang setelah adanya tuduhan bahwa seorang wali kota setempat memiliki hubungan dengan salah satu wali kota yang juga menjalankan pusat penipuan besar-besaran di utara Manila.
"Kami mendengar keluhan keras dari warga negara kami," kata Marcos Jr yang disambut tepuk tangan meriah. "Kita harus menghentikan masalah yang terjadi di masyarakat kita dan penyalahgunaan negara kita," imbuh dia.
Anggota parlemen, diplomat asing, dan hakim, hadir dalam sesi pidato tahunan presiden di Kongres itu, namun tidak hadiri oleh Wakil Presiden Sara Duterte. Pada Juni lalu, Sara Duterte, putri mantan presiden, mengundurkan diri dari jabatan menteri pendidikan di kabinet.
Politik dalam negeri Filipina telah diguncang oleh perpecahan publik dalam aliansi antara keluarga Marcos dan Duterte ketika mereka berupaya untuk memperkuat basis dukungan saingan mereka dan mengamankan posisi-posisi penting menjelang pemilu sela tahun 2025. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!