Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Dorong UMKM di Daerah Mitra IKN

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Dorong UMKM di Daerah Mitra IKN Doc: antara

JAKARTA - Kantor Staf Presiden (KSP) akan melibatkan peran investor untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar daerah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim).

Tenaga Ahli Utama KSP Sudiyarto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan pemerintah memberi dukungan penuh kepada UMKM di daerah mitra IKN, sebab memiliki potensi dari segi kualitas dan standar layanan.

"Pelaku UMKM perlu diberikan kesempatan terlibat, baik di IKN maupun daerah mitra IKN," kata Sudiyarto dalam kunjungan lapangan di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (19/7).

Ia mengatakan pemerintah memfasilitasi penghargaan pada Forum Kemitraan Investasi yang akan diserahkan kepada para pelaku usaha yang berkomitmen dan menjalankan kemitraan tersebut.

Kemitraan investasi antara usaha besar dan UMKM ini, katanya, merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kemitraan di Bidang Penanaman Modal antara Usaha Besar dengan UMKM.

Dia menambahkan pertumbuhan UMKM dalam pembangunan nasional pada 2023 mencapai sekitar 66 juta pengusaha, dengan kontribusi mencapai 61 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau setara Rp9.580 triliun, serta penyerapan 117 juta pekerja.

Selain itu, kata Sudiyarto, pemerintah turut mengimbau instansi pemerintahan untuk menggunakan produk UMKM.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kedeputian I KSP bertemu dengan para pengusaha UMKM dari berbagai sektor, seperti kuliner, kerajinan tangan, dan fashion.

Salah satu pelaku usaha batik Borneo Nusantara, Sinta, mengaku sangat membutuhkan pendampingan dalam mengurus nomor induk berusaha, mendesain kemasan produk, hingga cara pemasaran menggunakan gawai.

"Bahkan kami juga sudah mendaftarkan hak kekayaan intelektual untuk motif dan cara pembuatan batiknya," ujarnya.

Koordinator rumah BUMN di Kalimantan Timur Hitler Sijabat menargetkan UMKM setempat tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi membidik pangsa pasar luar negeri dari binaan-binaan UMKM.

Ia menyebutkan salah satu UMKM binaannya, UKM Rempah Sakti juga tengah menyiapkan daun salam kering untuk diekspor ke Australia.

"Masih ada beberapa tantangan jasa pengiriman dan konektivitas dari Balikpapan dan Samarinda yang masih tinggi," katanya. n Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.