Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FDA Setujui Obat Eli Lilly untuk Gejala Awal Penyakit Alzheimer

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 10:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
FDA Setujui Obat Eli Lilly untuk Gejala Awal Penyakit Alzheimer Doc: NBC News/AP/Andrew Harnik
Ket. Gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atau Food dan Drugs Administiration (FDA) di Silver Spring, Maryland pada 14 Oktober 2015.

WASHINGTON - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui obat yang dibuat oleh Eli Lilly pada hari Selasa (2/7) yang dirancang untuk mengobati gejala awal penyakit Alzheimer.

Obat yang dikenal sebagai Kisunla seharusnya digunakan oleh "pasien dengan gangguan kognitif ringan atau tahap demensia ringan," kataFDAdalam sebuah pernyataan yang mengumumkan keputusannya untuk menyetujui obat tersebut.

"Pasien yang diobati dengan Kisunla menunjukkan pengurangan yang signifikan secara statistik dalam penurunan klinis," dan serangkaian kriteria lainnya, tambahnya.

Kisunla, yang merupakan nama merek untuk obat donanemab-azbt, bergabung dengan segelintir obat lain yang saat ini disetujui oleh regulator AS untuk mengobati Alzheimer, yang saat ini mempengaruhi lebih dari 6,5 juta orang Amerika.

"Kisunla menunjukkan hasil yang sangat berarti bagi orang-orang dengan penyakit Alzheimer bergejala awal," kata wakil presiden eksekutif Eli Lilly, Anne White, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh perusahaan farmasi AS tersebut.

"Kami tahu obat-obatan ini memiliki potensi manfaat terbesar apabila orang diobati sejak awal penyakitnya, dan kami bekerja keras dalam kemitraan dengan pihak lain untuk meningkatkan deteksi dan diagnosis," tambahnya.

Keputusan FDAdisambutbaik oleh Asosiasi Alzheimer, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pemberantasan penyakit tersebut.

"Ini kemajuan nyata," kata presiden asosiasi, Joanne Pike, dalam sebuah pernyataan. "Persetujuan hari ini memberi lebih banyak pilihan dan kesempatan lebih besar untuk memiliki lebih banyak waktu."

"Memiliki banyak pilihan pengobatan adalah jenis kemajuan yang selama ini kita nantikan - kita semua yang telah tersentuh, bahkan yang tidak menyadarinya, oleh penyakit yang sulit dan mematikan ini," tambahnya.

Pada penyakit Alzheimer, dua protein utama, tau dan amiloid beta, terbentuk menjadi jalinan dan plak, yang dikenal sebagai agregat, yang menyebabkan sel-sel otak mati dan mengakibatkan penyusutan otak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.